Keluarga Jadi Pondasi Pendidikan Anak, Tegas Tinawati Andra Soni

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Tangerang – Ketua Tim Pembina Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengatakan keluarga adalah sekolah pertama. Dalam satu keluarga ada dua generasi yang sama-sama membutuhkan perhatian.

“Keluarga tempat belajar tentang kasih sayang, kepedulian, dan nilai-nilai kehidupan,” ungkap Tinawati pada Pemberdayaan Buka Keluarga Lansia (BKL) dan Bina Keluarga Remaja (BKL) yang diikuti oleh PKK Kabupaten Tangerang dan PKK Kabupaten Serang di Gedung Serba Guna Kantor Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang Jl Syekh Nawawi Al Bantani No. 81, Budi Mulya, Kabupaten Tangerang, Kamis (6/8/2026).

Program Pola Asuh Anak dan dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) itu menghadirkan kalangan lanjut usia dan remaja. Remaja yang sedang mencari jati diri membutuhkan teladan. Sedangkan lansia adalah sumber kebijaksanaan.

“Bina keluarga remaja dan bina keluarga lansia bukan sekedar program. Ini adalah gerakan untuk menghadirkan keluarga yang saling menguatkan, saling mendengarkan, dan saling mendampingi,” tambahnya.

Tinawati juga sampaikan apresiasi atas semangat TP PKK Kabupaten Tangerang dan TP Kabupaten Serang yang terus mendampingi keluarga di tengah masyarakat.

“Mari kita jadikan setiap kader PKK sebagai penggerak perubahan yang mampu menghadirkan keluarga-keluarga Banten yang sehat, harmonis, tangguh, dan penuh kasih sayang,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan praktik membuat kue nastar isi kurma sukari/ kurma basah bersama chef Raja Pahlevi. Dalam praktik ini ditunjukkan kiat memilih tepung terigu dan bahan lainnya tepat, proses membuat adonan yang tepat, hingga pemanggangan dan pengolesan telur yang tepat agar kulit nastar tidak retak, berkilau dan pecah di mulut.

Kiat-kiat itu menjadi pengetahuan baru Ai Wulansari. Remaja usia 15 tahun desa Budi Mulya, Kabupaten Tangerang ini mengaku senang membuat kue-kue, salah satunya nastar.

“Senang bikin kue nastar, bolu, dan lainnya. Ada ilmu baru cara bedakan tepung dan isi nastar beda,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkap Rafi Maulana. Remaja 22 tahun asal Desa Plawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang ini mengaku sering bantu orang tuanya membuat kue untuk dijual di kantin sekolah.

“Dapat ilmu baru dalam memilih tepung, memilihkan bahan campuran susu, terigu yang disaring dulu, serta isian nastar,” ungkap mahasiswa akhir jurusan agroteknologi Universitas Lampung itu.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Rayakan HUT TNI ke-81, Wakapolda Banten Pererat Sinergi dan Soliditas TNI-Polri
Ace Hasan Syadzily: Ketahanan Nasional Banten Berada di Level Cukup Tangguh
Bukan Karangan Bunga, Ratusan Tanaman Jadi Ucapan HUT ke-26 Banten
Kemendagri Nilai Banten Punya Posisi Strategis dalam Pembangunan Nasional
HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ajak Lanjutkan Fondasi Pembangunan Para Pendahulu
Peringati HUT ke-26, Pemprov Banten Berikan Penghargaan bagi Pihak Berprestasi
HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ungkap Capaian Pembangunan di Berbagai Sektor
Brigjen Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Irjen Hengki Geser ke Jawa Barat

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Rayakan HUT TNI ke-81, Wakapolda Banten Pererat Sinergi dan Soliditas TNI-Polri

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Ace Hasan Syadzily: Ketahanan Nasional Banten Berada di Level Cukup Tangguh

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Bukan Karangan Bunga, Ratusan Tanaman Jadi Ucapan HUT ke-26 Banten

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Kemendagri Nilai Banten Punya Posisi Strategis dalam Pembangunan Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:44 WIB

HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ajak Lanjutkan Fondasi Pembangunan Para Pendahulu

Berita Terbaru