BSKDN Kemendagri Identifikasi Masalah Pelayanan Publik Guna Rumuskan Kebijakan Berbasis Data

Rabu, 31 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKE.COM – Jakarta, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekankan pentingnya penyusunan strategi kebijakan berbasis data. Adapun upaya mengumpulkan data dapat dimulai dengan mengidentifikasi isu strategis yang ada di daerah termasuk isu yang berkaitan dengan pelayanan publik.

“Kita lakukan identifikasi isu strategis pada seluruh komponen Kemendagri terutama berkaitan dengan substansi bidang kewilayahan, kependudukan hingga pelayan publik. Ini untuk memperkaya data bagi rumusan kebijakan yang akan kita teruskan ke pimpinan,” jelas Pelaksana Harian (Plh.) Pusat Strategi Kebijakan (Pustrajakan) Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik (KKPP) BSKDN Faisal Syarif saat memimpin Rapat Koordinasi Penjaringan Isu Strategis Kewilayahan di Ruang Rapat Pustrajakan KKPP BSKDN, Jakarta, Rabu (31/1/2024).

Dia melanjutkan, isu-isu yang sudah diidentifikasi dapat dikembangkan secara lebih mendalam dan dapat dijadikan sebagai data yang memperkuat penyusunan rekomendasi kebijakan. “Kebijakan yang didasarkan pada data dalam penerapannya akan lebih efektif dan mudah diterima oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, dosen Universitas Terbuka Ngadisah mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengambilan kebijakan pelayanan publik di antaranya dapat merespons tuntutan masyarakat akan pelayanan yang cepat dan tepat, sesuai dengan perkembangan teknologi informasi yang ada, dan dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan terkait sosial, politik, ekonomi, dan teknologi.

“Setiap penyusunan rekomendasi strategi kebijakan dalam pelayanan publik akan lebih efektif apabila rekomendasi tersebut didukung dengan data yang cukup dan analisis yang mendalam,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Peneliti Ahli Madya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Herie Saksono mengatakan, kerangka kebijakan harus disusun berdasarkan bukti dengan memperhatikan identifikasi masalah, analisis masalah, perumusan kebijakan hingga evaluasi kebijakan. “Inovasi kebijakan strategis harus sudah mulai dibiasakan di BSKDN, jadi pemikirannya Kemendagri berdasarkan pada data, info, analis yang jelas dan tepat,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Kinerja Sejumlah Pemda Papua di Tingkat Nasional
Tutup Latsarmil Komcad ASN K/L, Mendagri Dorong Penguatan Bela Negara dan Profesionalitas
Daerah Berprestasi Regional Papua Raih Penghargaan dari Kemendagri
Eliminasi TBC di Jawa, Wamendagri Wiyagus Perkuat Kolaborasi Daerah
Era Disrupsi Menuntut Adaptasi, Sekjen Kemendagri Tekankan Kepemimpinan Responsif
Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Bekasi, Dekranasda Usung Konsep Berkelanjutan
Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Lampung, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Mendunia
Indonesia Asri Society Resmi Berdiri, Bawa Gagasan Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:25 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Kinerja Sejumlah Pemda Papua di Tingkat Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 12:13 WIB

Tutup Latsarmil Komcad ASN K/L, Mendagri Dorong Penguatan Bela Negara dan Profesionalitas

Selasa, 29 September 2026 - 11:01 WIB

Daerah Berprestasi Regional Papua Raih Penghargaan dari Kemendagri

Senin, 28 September 2026 - 18:48 WIB

Era Disrupsi Menuntut Adaptasi, Sekjen Kemendagri Tekankan Kepemimpinan Responsif

Senin, 28 September 2026 - 16:51 WIB

Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Bekasi, Dekranasda Usung Konsep Berkelanjutan

Berita Terbaru

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY

Yogyakarta

BNNP DIY Soroti Penyalahgunaan Narkotika melalui Liquid Vape

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:24 WIB