BSKDN Kemendagri Libatkan Pakar Susun Instrumen Kirstranas soal Peran Partai Politik Perkuat Demokrasi

Jumat, 2 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKE.COM – Jakarta, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melibatkan sejumlah pakar dalam menyusun instrumen Perkiraan Strategi Nasional (Kirstranas) mengenai peran partai politik dalam memperkuat demokrasi di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan strategi kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Pusat Strategi Kebijakan (Pustrajakan) Politik, Hukum, dan Pemerintahan Dalam Negeri (Polhupemdagri) Gatot Tri Laksono mengatakan, partai politik (parpol) berperan penting dalam mewarnai dinamika demokrasi sebuah negara. Melalui peran parpol tersebut, aspirasi masyarakat dapat tercermin dan diwujudkan dalam pembuatan kebijakan yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Karena itu, memahami dan mengoptimalkan peran parpol menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

“Terkait dengan Kirstranas tersebut, kita perlu persiapkan langkah-langkahnya apa saja. Untuk itu kita perlu masukan dari berbagai pihak terkait bagaimana menjaring data yang tepat di tengah keterbatasan yang ada,” jelas Gatot saat menghadiri Rapat Persiapan Penyusunan TOR dan Instrumen Kirstranas 2024 di Ruang Video Conference BSKDN, Jakarta, Jumat (2/2/2024).

Sementara itu, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Tini Apriani berharap, topik mengenai “Optimalisasi Peran dan Fungsi Partai Politik untuk Penguatan Demokrasi di Indonesia” agar difokuskan pada isu rekrutmen dan kaderisasi parpol. Dengan demikian, hal itu akan digali lebih dalam. “Kita sudah bisa melihat dari partai-partai besar sehingga kita ingin tahu bagaimana kalau dari sisi partai-partai kecil,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, peneliti BRIN lainnya Syarif Hidayat mengatakan, penyusunan Kirstranas merupakan upaya untuk memprediksi isu penting secara tepat yang didasarkan pada data-data yang akurat. Hasil penelitiannya nanti tidak hanya bermanfaat untuk parpol tetapi juga bagi masyarakat.

“Saya kira kita harus melihat secara ekosistem, jadi kita melihat ini sebagai satu paket, dana iya, tapi kelembagaan juga perlu diperbaiki. Jangan sampai terus memberikan dana untuk parpol tetapi fungsinya tidak dijalankan dengan baik,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Selaras Kebijakan Pusat, Gubernur Banten Andra Soni Komitmen Perluas Akses Perbankan Masyarakat
Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Wamendagri Bima Arya Dorong Inovasi Berbasis Potensi Lokal
Aturan Harus Jadi Solusi, Sekjen Kemendagri Tegaskan Regulasi Daerah Wajib Ramah Pelayanan dan Bebas Pungli
Perkuat Soliditas Pemerintahan, Mendagri Tito Hadiri Sidang Kabinet Paripurna Pembahasan Arahan Presiden
Jadi Garda Terdepan Kesehatan, Ketum TP Posyandu Dorong Apresiasi Kader dan Penguatan Hak Anak
Hemat Pelesiran ke Jogja: Cara Naik Kereta Api Rute Jakarta–Jogja Cuma Rp82 Ribu
Pembangunan Tak Boleh Merusak Lingkungan, Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Buat Kebijakan Hijau
Strategi BSKDN Kemendagri: Dorong Ekosistem Inovasi Daerah Demi Target Ekonomi 8 Persen

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Selaras Kebijakan Pusat, Gubernur Banten Andra Soni Komitmen Perluas Akses Perbankan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah: Wamendagri Bima Arya Dorong Inovasi Berbasis Potensi Lokal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Aturan Harus Jadi Solusi, Sekjen Kemendagri Tegaskan Regulasi Daerah Wajib Ramah Pelayanan dan Bebas Pungli

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Perkuat Soliditas Pemerintahan, Mendagri Tito Hadiri Sidang Kabinet Paripurna Pembahasan Arahan Presiden

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Jadi Garda Terdepan Kesehatan, Ketum TP Posyandu Dorong Apresiasi Kader dan Penguatan Hak Anak

Berita Terbaru