Rakor Persiapan HBKN 2024: Al Muktabar Aktifkan Instrumen untuk Jaga Ketersediaan Barang Pokok

Senin, 4 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKE.COM – Jakarta, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2024 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (4/3/2024). Al Muktabar aktifkan segenap instrumen untuk jaga ketersediaan dan pasokan kebutuhan pokok.

Rakor dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Menghadirkan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapan) Arief Prasetyo Adi dan Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. Diikuti oleh perwakilan dari Kementerian dan Lembaga, para pelaku usaha serta seluruh Kepala Daerah baik yang mengikuti secara langsung maupun online.

Al Muktabar mengungkapkan ada banyak hal yang menjadi pembahasan dalam Rakor itu. Yang menjadi fokus pembahasan adalah mengenai ketersediaan pasokan barang-barang kebutuhan pokok pada momen HBKN 2024 ini.

“Tentunya itu akan berpengaruh pada pengendalian harga serta rantai pasokan,” kata Al Muktabar.

Di Provinsi Banten sendiri, lanjut Al Muktabar, secara umum kondisi harga-harga barang kebutuhan pokok itu sudah terjaga dengan baik. Meskipun pada waktu lalu ada beberapa kenaikan namun dengan berbagai intervensi yang dilakukan perlahan sudah mulai terkendali.

“Seperti harga telur ayam, daging ayam ras serta beras, terutama beras medium yang saat ini sudah mulai turun. Adapun untuk beras premium, kami sedang melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar harganya juga kembali turun,” ujarnya.

Kemudian, untuk memastikan harga barang-barang kebutuhan pokok itu tetap stabil di momen HBKN Ramadan dan Idul Fitri, Al Muktabar akan kembali mengaktifkan semua instrumen seperti Satgas Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) beserta segenap stakeholder terkait dan Forkopimda.

“Kita akan terus bersama-sama, dan tentu setelah momen ini juga kita akan melakukan langkah-langkah teknis lainnya seperti yang diarahkan oleh Bapak Mendagri dalam rangka pengendalian inflasi di daerah,” jelas Al Muktabar.

Secara umum, jelas Al Muktabar, kondisi inflasi di Provinsi Banten masih terkendali. Berdasarkan perhitungan dari Bank Indonesia (BI), posisinya masih dalam rentang yang aman.

“BI kan menetapkan 2,5 plus minus satu. Nah, kita tidak jauh dari rentang itu,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Brigjen Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Irjen Hengki Geser ke Jawa Barat
Andra Soni: Sekitar 8 Juta Warga Banten Diproyeksikan Ikuti Cek Kesehatan Gratis
Perkuat Transportasi Publik, Banten Siapkan Elektrifikasi dan Double Track Rangkasbitung–Merak
Lomba Hias Tumpeng HKGB ke-74, Polda Banten Dorong Semangat Kebersamaan
Jangkau 7,2 Juta Warga, Pemprov Banten Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hingga Skrining TBC
Gubernur Banten Andra Soni: Hari Kesaktian Pancasila Bukan Sekadar Seremoni
Ratu Syafitri Tekankan Pentingnya Pemahaman dan Budaya Integritas dalam Cegah Korupsi
Wagub Banten Minta Pembentukan UPZ BAZNAS Dioptimalkan di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Brigjen Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Irjen Hengki Geser ke Jawa Barat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Andra Soni: Sekitar 8 Juta Warga Banten Diproyeksikan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Perkuat Transportasi Publik, Banten Siapkan Elektrifikasi dan Double Track Rangkasbitung–Merak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Lomba Hias Tumpeng HKGB ke-74, Polda Banten Dorong Semangat Kebersamaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Jangkau 7,2 Juta Warga, Pemprov Banten Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hingga Skrining TBC

Berita Terbaru