Plt. Sekjen Kemendagri Minta Pemda Dukung Pembangunan Taman Sains Teknologi Herbal dan Holtikultura

Senin, 5 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) mendukung pembangunan Taman Sains Teknologi Herbal dan Holtikultura (TSTH2) yang berada di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Infrastruktur ini akan menjadi pusat penelitian dan pengembangan modern dengan penerapan teknologi genomik. Nantinya juga akan dikembangkan taman koleksi tanaman obat herbal nasional yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia yang merupakan kearifan lokal hayati.

Hal itu disampaikan Tomsi saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Dirangkaikan dengan Penyerahan Penghargaan Insentif Fiskal Tahun Anggaran 2024 Kategori Pengendalian Inflasi Daerah pada Periode I dan Rapat Pengembangan Tanaman Obat Herbal Nasional. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (5/8/2024).

Lebih lanjut, Tomsi mengatakan, Kemendagri berperan memfasilitasi dan mendiseminasi upaya yang dilakukan kementerian/lembaga bersama Pemda dalam mempercepat pengembangan TSTH2. “Mendorong Pemda melalui surat resmi untuk mengirimkan bibit tanaman hebal endemik dari wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Dirinya juga membeberkan sejumlah peran yang perlu diperhatikan oleh Pemda. Ini seperti dinas provinsi yang mengurusi bidang pertanian serta lingkungan hidup dan kehutanan agar mengoordinasikan sekaligus mendata bibit tanaman herbal endemik yang akan dikirim. Sementara bupati dan wali kota perlu menugaskan dinas bidang pertanian serta bidang lingkungan hidup dan kehutanan agar mengirimkan bibit tanaman herbal endemik paling lambat minggu keempat Agustus 2024.

Adapun pengembangan TSTH2 merupakan program dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves). Tomsi menekankan agar Kemenko Marves dapat memberikan panduan secara jelas mengenai teknis pengiriman bibit tanaman herbal endemik. Ini termasuk narahubung yang akan memberikan penjelasan ketika Pemda mengalami kesulitan atau perlu informasi lebih lanjut. “Nanti tolong ditayangkan, dipersiapkan contact person-nya, nomor HP di mana teman-teman kepala daerah berkoordinasi, tolong disiapkan,” jelasnya.

Dirinya juga kembali mengingatkan Pemda agar dapat betul-betul mengidentifikasi jenis tanaman herbal yang ada di wilayah masing-masing. Tanaman yang dikirim juga akan diidentifikasi lebih lanjut di TSTH2 untuk memastikan manfaatnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Menaker Kunjungi Peserta TIH, Dorong Produk Unggulan Naik Kelas
Program Gentengisasi, Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk dari Purwakarta
Tinjau BSPS di Purwakarta, Mendagri Tito Pastikan Program Berjalan Tepat Sasaran
Di Purwakarta, Mendagri Ngariung dan Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng
Hari Pertama Tayang, “Warga Rusun 609” Tuai Respons Positif Penonton
Wamendagri Bima Arya Soroti Kebutuhan Alat Berat dan Personel untuk Penanganan Banjir Solok
Gloria Jessica dan Ade Govinda Rilis Album Perdana “Blue.” Setelah Delapan Tahun
Afriansyah Noor: Sukses Pemagangan Luar Negeri Tak Cukup Diukur dari Jumlah Peserta

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Menaker Kunjungi Peserta TIH, Dorong Produk Unggulan Naik Kelas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Program Gentengisasi, Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk dari Purwakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Tinjau BSPS di Purwakarta, Mendagri Tito Pastikan Program Berjalan Tepat Sasaran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Di Purwakarta, Mendagri Ngariung dan Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Hari Pertama Tayang, “Warga Rusun 609” Tuai Respons Positif Penonton

Berita Terbaru