Genjot Hasil Produksi Panen, Wamendagri Bima Arya Cek Kondisi Irigasi di Jawa Tengah

Rabu, 1 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Semarang – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengecek kondisi irigasi di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang diusulkan untuk diperbaiki. Lokasi irigasi tersebut berada di Kelurahan Mangkang Wetan dan Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jateng.

Bima mengatakan, berdasarkan informasi, irigasi di lokasi tersebut tidak berfungsi optimal akibat adanya pembangunan infrastruktur penanganan banjir. Sejak tiga tahun terakhir, tidak ada panen di lahan tersebut. “Karena itu, nanti saya minta tolong dicek, dipastikan usulan [perbaikan irigasi] ini masuk di tahun depan,” ujarnya kepada awak media di sela peninjauannya, Selasa (31/12/2024).

Dia mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah melakukan verifikasi terhadap dua juta hektare lahan yang nantinya akan diperbaiki maupun dibangun irigasinya pada tahun depan. Mestinya, irigasi di Kelurahan Mangkang Wetan dan Kelurahan Mangunharjo tersebut masuk dalam verifikasi tersebut.

“Supaya kemudian nanti bisa dilakukan pembangunan berupa check dam (bendungan kecil), sehingga banjirnya bisa kita kendalikan, tapi airnya juga bisa kita salurkan ke saluran sekunder dan tersier,” ujarnya.

Dirinya berharap, adanya irigasi yang berkualitas membuat panen di daerah itu dapat berlangsung selama tiga kali dalam setahun. Selain itu, diharapkan dalam satu hektare lahan nantinya mampu menghasilkan enam ton padi. Dengan demikian, nantinya hasil panen tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan masyarakat setempat, tapi juga diserap oleh Bulog.

“Jadi titik [irigasi] ini saya kira penting untuk penguatan swasembada pangan dari Jawa Tengah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bima menambahkan, saat ini pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan telah menyediakan anggaran sekitar Rp22 triliun yang difokuskan untuk memperbaiki sistem irigasi di seluruh Indonesia.

“Total estimasi hampir tiga juta [hektare lahan] kebutuhannya yang untuk dibangun, tapi setelah diverifikasi yang bisa fokus untuk peningkatan kapasitas produksi padi, gabah, itu ya sekitar dua juta [hektare lahan], ya mudah-mudahan termasuk [irigasi di lokasi] ini, nanti dicek lagi,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Museum dan Monumen Bahasa Nasional Dibangun, Mendagri: Simbol Sejarah dan Pemersatu Bangsa
Mendagri Tito Tekankan Pentingnya Peran Pemda Kendalikan Inflasi
40.962 Peserta Ikuti MagangHub Batch 2, Pemagangan Resmi Dimulai
Kemendagri dan Pemda Perkuat Sinergi Percepatan Implementasi Wajib Halal
Kasatgas PRR Pantau Pemulihan Pascabencana Sumatera dan Update Penanganan Tiap Pekan
Pemulihan Pendidikan Pascabencana Sumatera Dipercepat, 4.922 Sekolah Kembali Belajar
Jaga Kepastian Hukum Hubungan Industrial, Menaker Soroti Peran Hakim Ad Hoc PHI
Menaker Dorong Pemanfaatan Data TKA untuk Penyiapan Tenaga Kerja Dalam Negeri

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:42 WIB

Museum dan Monumen Bahasa Nasional Dibangun, Mendagri: Simbol Sejarah dan Pemersatu Bangsa

Kamis, 24 September 2026 - 16:43 WIB

Mendagri Tito Tekankan Pentingnya Peran Pemda Kendalikan Inflasi

Kamis, 24 September 2026 - 15:00 WIB

40.962 Peserta Ikuti MagangHub Batch 2, Pemagangan Resmi Dimulai

Rabu, 23 September 2026 - 18:10 WIB

Kemendagri dan Pemda Perkuat Sinergi Percepatan Implementasi Wajib Halal

Rabu, 23 September 2026 - 18:01 WIB

Kasatgas PRR Pantau Pemulihan Pascabencana Sumatera dan Update Penanganan Tiap Pekan

Berita Terbaru

Halaman depan dan taman Grand Hotel de Djokja, hotel bersejarah yang pertama kali dibuka pada 1911(foto istimewa)

Yogyakarta

115 Tahun Grand Hotel de Djokja, Saksi Sejarah Malioboro

Kamis, 24 Sep 2026 - 16:01 WIB