Pj Gubernur Banten A Damenta Diskusikan Strategi Swasembada Pangan dengan Ahli dan Petani

Kamis, 16 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Serang – Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta mengatakan, dalam mewujudkan program swasembada pangan, Pemerintah Provinsi Banten komitmen memperkuat para petani. Bersama pemerintah Kabupaten/Kota wujudkan program swasembada pangan sekaligus penguatan petani.

Hal itu diungkap A Damenta usai menerima para ahli pertanian dan petani Provinsi Banten di Ruang Rapat Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (16/1/2025).

“Hari ini kita diskusi dengan para senior dan milenial dalam mendukung swasembada pangan dan makan bergizi,” ungkapnya.

Dikatakan, Pemprov Banten berusaha memanfaatkan potensi-potensi yang ada di Provinsi Banten pada hortikultura, peternakan, dan sebagainya.

Masih menurut A Damenta, dalam pertemuan itu, semua pihak ingin memperkuat para petani.
“Para ahli bersama Pemprov Banten dan juga dengan seluruh Kabupaten/Kota, bergotong royong untuk mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Anggota DPR RI yang juga Ketua DPD Pemuda Tani Provinsi Banten Annisa MA Mahesa sampaikan apresiasi atas sambutan Pj Gubernur Banten A Damenta. Menurutnya dari pertemuan itu banyak masukan dan arahan akan dibahas serta ditindaklanjuti ke depannya.

Menurut Mantan Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Bersatu Anton Apriyantono, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi momen yang bagus dalam penguatan para petani dan program swasembada pangan.

“Program makan bergizi gratis, kalau direncanakan dengan baik bisa menjadi program pemberdayaan masyarakat. Disesuaikan dengan potensi daerah,” ungkapnya.

“Masyarakat bisa diberdayakan, hanya perlu bimbingan dan dorongan. Terlebih pasarnya ada,” pungkas Anton.

Dalam kesempatan itu, Ketua ICMI Orwil Banten Eden Gunawan mengatakan pihaknya mendukung dilakukannya digitalisasi data pengusaha lokal atau pelaku UMKM. Menurutnya data pemasok sangat penting untuk keberlanjutan supply chain. Pasalnya, pada UMKM rawan terjadi pergeseran usaha.

“Jangan sampai untuk UMKM jatuhnya ke menengah ke atas. Jadinya UMKM tidak berdaya,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian 8 Penumpang Speedboat di Selat Sunda
Enam Pejabat Polda Banten Berganti, Sertijab Digelar
Jenazah Ditemukan di Pulau Enggano, Tim DVI Polda Banten Turun Bantu Identifikasi
KEK ETKI Banten Catat Investasi Rp1,9 Triliun, Ribuan Tenaga Kerja Terserap
Andra Soni Minta Pencarian 8 Orang Hilang Dilanjutkan, Basarnas Perpanjang Operasi 3 Hari
Yassierli: AI di Dunia Kerja Harus Berpusat pada Manusia dan Produktivitas
Willy Patria Mendorong Percepatan Program Hunian Layak di Balaraja
Lapas Serang Berduka, Rico Stive Ajak Jajarannya Doakan Tiga ASN Gugur di Jayawijaya

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:49 WIB

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian 8 Penumpang Speedboat di Selat Sunda

Selasa, 15 September 2026 - 11:51 WIB

Enam Pejabat Polda Banten Berganti, Sertijab Digelar

Selasa, 15 September 2026 - 08:52 WIB

Jenazah Ditemukan di Pulau Enggano, Tim DVI Polda Banten Turun Bantu Identifikasi

Selasa, 15 September 2026 - 08:38 WIB

KEK ETKI Banten Catat Investasi Rp1,9 Triliun, Ribuan Tenaga Kerja Terserap

Selasa, 15 September 2026 - 08:31 WIB

Andra Soni Minta Pencarian 8 Orang Hilang Dilanjutkan, Basarnas Perpanjang Operasi 3 Hari

Berita Terbaru