Gerakan Lansia Berdaya Akan Diluncurkan di Banten, Presiden Prabowo Akan Meresmikan”

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Serang – Provinsi Banten ditunjuk menjadi tuan rumah Peluncuran Gerakan Lansia Berdaya. Gerakan tersebut bakal diresmikan Presiden Prabowo Subianto sekitar pertengahan Februari 2025.

Hal itu diungkap Penjabat (Pj)j Gubernur Banten A Damenta saat menerima Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Budi Setiyono bersama jajaran di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (20/1/2025) malam.

A Damenta mengungkapkan, Pemprov Banten siap menjadi tuan rumah kegiatan tersebut dan sudah melakukan koordinasi baik internal maupun eksternal. Juga siap dengan rencana kunjungan presiden pada acara itu.

“Kami sangat siap dan mendukung program yang akan dilaksanakan nanti. Termasuk apa saja yang harus dipersiapkan,” katanya.

Dikatakan, dalam beberapa bulan terakhir, Provinsi Banten banyak dikunjungi oleh sejumlah pejabat pemerintah pusat, mulai dari Kemenko Pangan dan beberapa menteri terkait dalam rangka kesiapan swasembada pangan.

Kemudian kunjungan dari Komunitas Seruni Merah Putih yang dipimpin oleh Ibu Selvi Ananda Gibran bersama para istri Menteri Kabinet Merah Putih. Kemudian terakhir kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

“Alhamdulillah dari serangkaian kegiatan itu berjalan baik dan sukses,” ucapnya.

Dalam acara itu, jelas A Damenta, rencananya akan dihadiri oleh sekitar 5.000 lansia berbagai kalangan, mulai dari petani, nelayan, serta lansia dari kalangan disabilitas.

“Tentu kami mendukung bagaimana para lansia yang ada bisa berdaya,” ujarnya.

Sesmen Kemendukbangga Budi Setiyono mengatakan, saat ini Indonesia sedang mengalami aging population, yaitu kondisi ketika jumlah penduduk lansia terus meningkat.

Hal ini jika tidak dipersiapkan dengan baik, akan dapat menimbulkan dampak negatif, seperti penurunan produktivitas masyarakat, menurunnya jumlah angkatan kerja dan lain sebagainya.

Untuk mengatasi masalah aging population itu, pemerintah melakukan berbagai program, kebijakan dan regulasi salah satunya dengan program Quick Wins yang digagas oleh Kemendukbangga.

“Dalam menyukseskan program itu, kami sudah mempersiapkan kartu lansia yang bisa digunakan untuk pendidikan, wisata, kesehatan sampai kebutuhan transportasi umum sampai pemberian alat bantu lansia,” katanya.

Diakui Budi, saat ini negara yang mengalami aging population itu adalah Jepang dan Korea Selatan (Korsel). Di dua negara itu, kasus kematian lansia akibat kesepian cukup tinggi. Pemerintah memastikan antisipasi tren global itu tidak terjadi.

“Maka dari itu negara harus hadir untuk menjawabnya,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Pataka “Gawe Kuta Baluwarti” Diserahterimakan, Polda Banten Gelar Farewell Parade
Wagub Dimyati: Catur Mengajarkan Sinergi untuk Mencapai Tujuan Bersama
Pemprov Banten Perkuat Kompetensi dan Magang Industri bagi Lulusan SMK
Andra Soni Dorong Kolaborasi Perluas Peluang Kerja di Banten
Wagub Dimyati Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Banten di Hadapan Peserta Sespimti Polri
Hadapi Pergeseran Musim Hujan, Pemprov Banten Siapkan Modifikasi Cuaca
Wagub Banten: Penguatan Integritas Pendidikan Harus Dilakukan Bersama
Pemprov Banten Tetapkan Penguatan SDM dan Infrastruktur sebagai Prioritas 2027

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Wagub Dimyati: Catur Mengajarkan Sinergi untuk Mencapai Tujuan Bersama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Pemprov Banten Perkuat Kompetensi dan Magang Industri bagi Lulusan SMK

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Andra Soni Dorong Kolaborasi Perluas Peluang Kerja di Banten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Wagub Dimyati Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Banten di Hadapan Peserta Sespimti Polri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Hadapi Pergeseran Musim Hujan, Pemprov Banten Siapkan Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru