Tanggapan Pengamat: Diskominfo Tangerang Tidak Seharusnya Fokus pada Keuntungan Pribadi

Senin, 24 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Kabupaten Tangerang – Dugaan adanya praktik percaloan anggaran di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang kembali mencuat. Kali ini, dinas tersebut dikabarkan mengoordinasikan pemasangan iklan di media cetak dengan meminta partisipasi anggaran dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Pengamat kebijakan publik Adib Miftahul menilai fenomena ini bukan lagi rahasia di pemerintahan daerah. “Praktik seperti ini sudah jamak terjadi. Banyak oknum yang mencari keuntungan pribadi dengan mengoordinasikan anggaran di luar tugas pokok dan fungsi mereka,” ujar Adib dalam pesan suaranya.

Adib menyayangkan praktik tersebut, mengingat tugas utama dinas seharusnya melayani kepentingan publik, bukan mencari keuntungan dari dana APBD. “Seharusnya mereka bekerja untuk rakyat, bukan sibuk menghabiskan anggaran demi kepentingan tertentu,” tegasnya.

Sebelumnya, dugaan praktik ini terungkap setelah beredarnya pesan WhatsApp yang dikirimkan oleh pihak Diskominfo kepada OPD se-Kabupaten Tangerang. Dalam pesan itu, Diskominfo menawarkan koordinasi pemasangan iklan di lima media cetak dengan biaya Rp1,5 juta per OPD.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskominfo Tangerang, Prima Saras Puspa, membenarkan adanya permintaan iuran tersebut. Ia menyebut penggalangan dana dilakukan berdasarkan kesepakatan dan hanya untuk media cetak. “Untuk media online, kami tidak mengoordinasikan pemasangan iklan,” ujarnya.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menginstruksikan pengumpulan dana tersebut. “Saya tidak pernah mengeluarkan instruksi semacam itu. Siapa pun yang terlibat dalam penggalangan dana ini harus bertanggung jawab,” kata Intan.

Kasus ini mencuat bertepatan dengan momen pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang periode 2025-2030. Meski telah diklarifikasi, dugaan adanya praktik percaloan anggaran di tubuh birokrasi daerah ini kembali menjadi sorotan publik.(*)

Berita Terkait

Pataka “Gawe Kuta Baluwarti” Diserahterimakan, Polda Banten Gelar Farewell Parade
Wagub Dimyati: Catur Mengajarkan Sinergi untuk Mencapai Tujuan Bersama
Pemprov Banten Perkuat Kompetensi dan Magang Industri bagi Lulusan SMK
Andra Soni Dorong Kolaborasi Perluas Peluang Kerja di Banten
Wagub Dimyati Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Banten di Hadapan Peserta Sespimti Polri
Hadapi Pergeseran Musim Hujan, Pemprov Banten Siapkan Modifikasi Cuaca
Wagub Banten: Penguatan Integritas Pendidikan Harus Dilakukan Bersama
Pemprov Banten Tetapkan Penguatan SDM dan Infrastruktur sebagai Prioritas 2027

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Pataka “Gawe Kuta Baluwarti” Diserahterimakan, Polda Banten Gelar Farewell Parade

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Wagub Dimyati: Catur Mengajarkan Sinergi untuk Mencapai Tujuan Bersama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Pemprov Banten Perkuat Kompetensi dan Magang Industri bagi Lulusan SMK

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Andra Soni Dorong Kolaborasi Perluas Peluang Kerja di Banten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Wagub Dimyati Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Banten di Hadapan Peserta Sespimti Polri

Berita Terbaru