Wamendagri Bima Arya di Kuliah Umum IPDN: Kepemimpinan Butuh Kompetensi dan Pengalaman

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Minahasa – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya integritas dan kompetensi dalam kepemimpinan saat memberikan kuliah umum di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara (Sulut), Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Sulut, Rabu (12/3/2025).

Dalam paparannya, Bima mengingatkan para praja bahwa kepemimpinan adalah pilihan sekaligus amanah yang membutuhkan kesiapan dan tanggung jawab.

“Banyak orang bercita-cita tinggi dan besar ingin menjadi pemimpin, termasuk Anda. Tetapi tidak semua sadar seperti apa menjadi pemimpin,” ujarnya.

Ia mengibaratkan pemimpin laksana seorang konduktor dalam pertunjukan orkestra, yang bertanggung jawab mengatur harmoni, memberikan aba-aba, dan memastikan pertunjukan berjalan sukses. Tujuannya, agar penonton mendapatkan suguhan yang spesial dan menyenangkan.

Ia pun mengenang masa belajarnya di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura. Saat itu salah seorang profesornya, yang notabene seorang konduktor, pun mengajarkan keterkaitan antara seni dan politik.

Menurut Bima, layaknya konduktor, ada tiga aspek utama yang harus melekat pada sosok seorang pemimpin, yaitu kompetensi, seni, dan intuisi.

“Satu, konduktor itu harus punya kompetensi, tahu nadanya yang dimainkan di mana. Itu kompetensi. Bagaimana sulitnya memainkan bass, misalnya, atau biola, itu harus paham,” jelasnya.

Kedua, seni. Menurutnya, kepemimpinan adalah seni menyeimbangkan ketegasan dan kelembutan. Ibarat memegang burung, bila dipegang terlalu erat burung bisa mati, tapi bila terlalu longgar burung justru akan terbang. Karena itu, seorang pemimpin harus piawai menyeimbangkan keduanya agar bawahannya tetap memiliki ruang untuk berkembang.

“Ada waktunya kita santai bersama kepala dinas, ketawa-ketawa, nyanyi-nyanyi, tapi ada waktunya saya keras pada kepala dinas kalau enggak benar ketika bekerja,” tegasnya.

Ketiga, intuisi. Hal ini, kata Bima, menjadi bekal penting bagi seorang pemimpin. Menurutnya, intuisi tidak diajarkan di kelas atau buku, melainkan terasah melalui pengalaman.

“Because leaders are those who know the way, who show the way, who lead the way. Tahu ujungnya di mana, kemudian caranya seperti apa, dan dia harus pimpin itu,” tambahnya.

Terakhir, Bima kembali menekankan bahwa integritas, disiplin, dan konsistensi adalah pilar utama kepemimpinan. Tanpa ketiganya, seseorang bisa mencapai puncak dengan cepat, tetapi juga dapat jatuh dalam sekejap.

“From zero to hero to zero again. Anda bisa dengan susah payah mengasah kompetensi, bergerak cepat untuk naik ke puncak, tapi kalau tidak punya integritas, disiplin, dan konsistensi, Anda akan jatuh,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Tito Dorong Penguatan Infrastruktur di Wilayah Perbatasan Malinau
Satgas PRR: Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nasional Sumatera Kembali Pulih Total
Pemulihan Pascabencana Berjalan, Satgas PRR Dorong Ekonomi Masyarakat Sumatera Kembali Bangkit
Harga Pangan Jadi Perhatian, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Lantik Sejumlah Pejabat, Mendagri Dorong Rotasi untuk Perkuat Kinerja Organisasi
Menaker Kunjungi Peserta TIH, Dorong Produk Unggulan Naik Kelas
Program Gentengisasi, Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk dari Purwakarta
Tinjau BSPS di Purwakarta, Mendagri Tito Pastikan Program Berjalan Tepat Sasaran

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Satgas PRR: Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nasional Sumatera Kembali Pulih Total

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Pemulihan Pascabencana Berjalan, Satgas PRR Dorong Ekonomi Masyarakat Sumatera Kembali Bangkit

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Harga Pangan Jadi Perhatian, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Perkuat Pengendalian

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Lantik Sejumlah Pejabat, Mendagri Dorong Rotasi untuk Perkuat Kinerja Organisasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Menaker Kunjungi Peserta TIH, Dorong Produk Unggulan Naik Kelas

Berita Terbaru