Wali Kota Apresiasi Respons Cepat Pemprov Jabar Tangani Kasus Kekerasan terhadap Ibu Maelani

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, mengunjungi Ibu Maelani, korban kekerasan oleh anak kandungnya

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, mengunjungi Ibu Maelani, korban kekerasan oleh anak kandungnya

JABAROKENEWS.COM, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, mengunjungi Ibu Maelani, korban kekerasan oleh anak kandungnya yang sempat menjadi perhatian publik setelah video kejadian tersebut viral di media sosial.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota menyampaikan rasa empati dan keprihatinannya yang mendalam atas kejadian yang menimpa Ibu Maelani. Ia mengaku terpukul mengetahui peristiwa kekerasan itu terjadi di tengah masyarakat Kota Bekasi.

“Saya sangat terpukul. Ini bukan hanya soal kekerasan fisik, tapi juga luka psikologis yang mendalam bagi seorang ibu. Pemerintah Kota Bekasi hadir, memastikan Ibu Maelani mendapatkan pendampingan penuh, baik secara medis maupun psikologis,” ujar Tri Adhianto.

Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang telah menunjukkan respons cepat. Diketahui, pada hari Senin pasca kejadian, tim dari Pemprov Jawa Barat menjemput langsung Ibu Maelani untuk dibawa ke Subang untuk bertemu dan mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Tri memastikan bahwa dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi, kondisi Ibu Maelani secara umum stabil. Hasil CT scan menunjukkan tidak ada luka serius di bagian kepala, namun terdapat memar pada tangan akibat kekerasan yang diterima.

Lebih lanjut, Tri Adhianto menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan aparatur wilayah, mulai dari RT, RW, Lurah hingga Camat, yang telah sigap dan bekerja secara terpadu menangani kasus ini. Ia menilai ada integritas dan rasa kepedulian yang tinggi dari struktur pemerintahan di tingkat bawah.

“Titik berat kita hari ini bukan hanya luka fisik, tetapi bagaimana memulihkan kondisi psikologis Ibu Maelani. Sikap traumatis dan beban emosional akibat kekerasan anak kandung ini harus kita dampingi dan pulihkan secara bertahap,” tambah Tri.(Nad)

Sumber: Diskominfostandi

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Dorong Dunia Usaha Buka Kesempatan Kerja bagi Disabilitas, MI-Caf 13% Jadi Inspirasi
DPPKB Kota Bekasi Sabet Lima Penghargaan Program Pengendalian Penduduk Tingkat Jabar
Api Lahap Hutan Kota Bekasi, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah
Cegah Pencemaran Lingkungan, DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Limbah Restoran
Wali Kota Bekasi Turut Resmikan Gedung B RS Siloam Sentosa, Penguatan Akses Layanan Kesehatan Modern
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Serah Terima Dandim 05/07 Bekasi, Kolonel Infanteri Supri Siswanto Nahkodai Kodim 05/07 Bekasi Saat Ini.
Wali Kota Bekasi Buka Ruang Kritik Mahasiswa: Sampaikan Langsung atau Lewat Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 18:18 WIB

Wali Kota Bekasi Dorong Dunia Usaha Buka Kesempatan Kerja bagi Disabilitas, MI-Caf 13% Jadi Inspirasi

Rabu, 23 September 2026 - 16:00 WIB

DPPKB Kota Bekasi Sabet Lima Penghargaan Program Pengendalian Penduduk Tingkat Jabar

Selasa, 22 September 2026 - 22:34 WIB

Api Lahap Hutan Kota Bekasi, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 19:04 WIB

Cegah Pencemaran Lingkungan, DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Limbah Restoran

Selasa, 22 September 2026 - 15:29 WIB

Wali Kota Bekasi Turut Resmikan Gedung B RS Siloam Sentosa, Penguatan Akses Layanan Kesehatan Modern

Berita Terbaru