Pemerintah Tegaskan Komitmen Lindungi Lahan Sawah Demi Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Karawang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan sektor pangan nasional. Terlebih swasembada pangan merupakan agenda prioritas nasional yang secara konsisten ditekankan Presiden Prabowo sebagai fondasi ketahanan nasional, kedaulatan negara, dan kesejahteraan rakyat. Melalui kerja kolektif lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah (Pemda), petani, pelaku usaha, serta dukungan masyarakat luas, Indonesia pada akhir tahun 2025 berhasil mencapai kondisi swasembada pangan sesuai target nasional.

Dalam berbagai kesempatan, Mendagri juga kerap mengingatkan Pemda agar mendukung program swasembada pangan. Ia mengimbau Pemda agar membuat kebijakan untuk melindungi persawahan yang ada di wilayah masing-masing.

Mendagri menyampaikan bahwa pelindungan lahan sawah merupakan syarat utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Hal pertama yang harus dipastikan adalah luas lahan tidak berkurang, sehingga ditetapkan konsep Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD).

Selain itu, Mendagri juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan karena sejalan dengan semangat swasembada pangan. Selain itu, masyarakat juga menginginkan agar masalah pangan menjadi atensi pemerintah.

Ia menegaskan, Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap ketahanan pangan. Bahkan, dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa program yang paling utamanya adalah swasembada pangan.

“Bahkan beliau (Presiden) menerjemahkan negara kita, negara yang merdeka, negara yang merdeka dari pangan. Adanya kekuatan pangan yang bisa menghidupi rakyatnya sendiri,” ujar Mendagri saat membuka Gerakan Pangan Murah di Plataran eks-MTQ Tugu Religi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada beberapa waktu lalu.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta jajaran Kabinet Merah Putih lainnya. Hadir pula sejumlah kepala daerah dan pejabat terkait.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai
Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM
Wamendagri Ribka Haluk: Suara Orang Asli Papua Tak Boleh Menunggu Terlalu Lama
Wamendagri Bima Arya Tekankan Karakter dan Jejaring dalam Pembekalan Peserta Masadagri
Wamendagri Ribka Tekankan Percepatan Akta Kelahiran Anak, Pemda Diminta Bergerak
Presiden Beri Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri, Mendagri Tito Hadir
Wamendagri Ribka Haluk Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:31 WIB

TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:56 WIB

TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Wamendagri Ribka Haluk: Suara Orang Asli Papua Tak Boleh Menunggu Terlalu Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Karakter dan Jejaring dalam Pembekalan Peserta Masadagri

Berita Terbaru