PMII FEB UIN Jakarta Dorong Pengabdian Mahasiswa Berbasis Potensi Desa di Lebak

JABAROKENEWS.COM, LEBAK – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan “Abdi Negeri” di Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Rabu (14/01/2026).

Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan berlangsung selama 14 hari ke depan, dengan mengusung tema “Mewujudkan pengabdian berkelanjutan melalui sinergi mahasiswa dengan mengoptimalkan potensi melalui integritas Tri Dharma Perguruan Tinggi.”

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari, sebagai narasumber utama, serta Wakil Ketua Umum Ormas Jayagati Bidang Pendidikan, Deden.

Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PMII FEB UIN Jakarta yang memilih desa sebagai ruang aktualisasi pengabdian mahasiswa.

“Kegiatan Abdi Negeri ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya bergerak di ruang akademik, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata,” ujar Juwita.

Menurutnya, Desa Cigoong Utara memiliki beragam potensi yang perlu digali secara serius, terutama pada sektor ekonomi dan budaya, agar dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

“Mahasiswa memiliki kapasitas intelektual dan semangat idealisme yang kuat. Jika itu disinergikan dengan kebutuhan desa, maka akan lahir gagasan-gagasan pembangunan yang relevan dan berkelanjutan,” jelasnya.

Juwita yang juga merupakan Politisi dari PDI Perjuangan ia juga menekankan pentingnya pemetaan potensi desa sebagai dasar pembangunan jangka panjang.

“Pemetaan kondisi ekonomi dan budaya desa sangat penting. Dari situlah arah pembangunan bisa dirancang secara tepat, tidak asal program, tetapi berbasis kebutuhan dan potensi lokal,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebatas seremonial, melainkan mampu memberikan dampak yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya berharap kehadiran PMII di Desa Cigoong Utara mampu meninggalkan nilai dan manfaat. Pengabdian seperti ini harus menjadi proses pembelajaran bersama antara mahasiswa dan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Waketum Ormas Jayagati Bidang Pendidikan, Deden, menilai kegiatan Abdi Negeri sebagai wujud konkret implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan dengan pendekatan yang edukatif dan partisipatif. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong kesadaran masyarakat terhadap potensi yang mereka miliki,” ujarnya.

Adapun tujuan utama kegiatan Abdi Negeri ini adalah untuk menggali dan memahami potensi Desa Cigoong Utara melalui pemetaan kondisi ekonomi dan budaya, sekaligus membangun sinergi antara mahasiswa dan masyarakat desa.

PMII FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap kegiatan ini menjadi langkah awal pengabdian berkelanjutan yang mampu mendorong kemandirian desa berbasis potensi lokal. (*)