Pembersihan Laboratorium Jadi Tantangan Utama Pemulihan Dinkes Aceh Tamiang

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Aceh Tamiang — Proses pembersihan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Tamiang terus menunjukkan kemajuan. Dengan dukungan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), sejumlah ruangan dan fasilitas utama kini berangsur dapat difungsikan. Pengasuh Praja IPDN Ronny M. Perangin Angin, yang memimpin proses pembersihan, mengatakan Dinkes menjadi salah satu prioritas utama target pembersihan.

“Kantor kesehatan sendiri sebenarnya sudah 80 persen itu selesai,” kata Ronny saat ditemui di sela-sela kegiatan pembersihan di Kantor Dinkes Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (15/1/2026).

Menurut Ronny, tantangan terberat berada di laboratorium kesehatan milik Dinkes. Pasalnya, posisi laboratorium yang lebih rendah dibandingkan bangunan di sekitarnya menyebabkan genangan dan endapan lumpur lebih tebal. Lumpur di dalam laboratorium sempat setinggi lutut orang dewasa. Selain itu, praja juga harus berhati-hati karena terdapat bahan kimia di area tersebut.

“Selanjutnya yang menjadi tantangan tersendiri bagi praja di Dinas Kesehatan adalah banyaknya bahan kimia dan jarum suntik di sekitar lab kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, praja diminta membilas botol-botol bahan kimia yang pecah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap paku dan pecahan kaca. Meski sebagian besar jarum suntik masih tertutup dan tersegel, faktor keselamatan tetap menjadi perhatian utama.

Sementara itu, Perencana Ahli Muda Dinkes Kabupaten Aceh Tamiang Hermanto mengapresiasi kontribusi praja IPDN dalam proses pemulihan. Ditemui di lantai dua Kantor Dinkes Aceh Tamiang, dia menyebut kondisi kantor mengalami perubahan signifikan dibandingkan saat awal pascabencana. Dari kondisi awal yang masih berserakan, berlumpur, dan penuh sampah, kini lantai satu dan lingkungan Dinkes sudah berangsur bersih.

“Ya sekitar 80 persen lah sudah itu. Tinggal finishing akhir nanti untuk level kebersihannya. Dan Alhamdulillah adik-adik [praja] itu sangat apresiasilah saya itu kerja mereka di Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Hermanto menambahkan, sebagian praja juga sementara tinggal di Aula Dinkes. Sejumlah fasilitas layanan, seperti Public Safety Center (PSC) Kabupaten Aceh Tamiang, telah dibersihkan dan difungsikan sebagai posko. Selain itu, dari sisi ketersediaan air serta kamar mandi, fasilitas tersebut kini juga sudah dapat digunakan.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak atas atensinya di Dinas Kesehatan. Sudah sangat membantu kami,” pungkasnya.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai
Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM
Wamendagri Ribka Haluk: Suara Orang Asli Papua Tak Boleh Menunggu Terlalu Lama
Wamendagri Bima Arya Tekankan Karakter dan Jejaring dalam Pembekalan Peserta Masadagri
Wamendagri Ribka Tekankan Percepatan Akta Kelahiran Anak, Pemda Diminta Bergerak
Presiden Beri Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri, Mendagri Tito Hadir
Wamendagri Ribka Haluk Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:31 WIB

TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:56 WIB

TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Wamendagri Ribka Haluk: Suara Orang Asli Papua Tak Boleh Menunggu Terlalu Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Karakter dan Jejaring dalam Pembekalan Peserta Masadagri

Berita Terbaru