Liburan ke Pantai Daplangu Berujung Petaka, Proses Pencarian Masih Berlangsung
JABAROKENEWS.COM, Pandeglang – Rombongan santri pondok pesantren ( Ponpes) Assadilayah, Desa Giribawana, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang-Banten, saat liburan yang mestinya menjadi momen bahagia justru menjadi petaka.
Kabar duka datang dari dua anak, atas nama Adip dan Dapa, warga Desa Giribawarna, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang-Banten, saat berlibur ke pantai terpeleset arus jatuh terbawa ombak, dari dua orang korban satu belum di ketemukan setelah tenggelam di tempat wisata Daplangu Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, kejadian pada kamis 22 Pebuari.ujar salah satu warga sekitar yang enggan di sebut inisial nya.
Dengan jumlah 25 orang datang ketika hendak bemain ke Lokasi Wisata Daplangu Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. santri tiba dilokasi pantai pukul 12.00 setelah melakukan kegiatan makan siang bersama ,dan melakukan ibah. Berenang bersama.Nasib Naas menimpa kedua Santi. malah terjadi petaka tenggelam
Pada pukul 15.30 WIB dua orang santri atas nama Adip dan Dapa hendak berenang. Namun, musibah terjadi menimpa dua orang tersebut mereka terseret arus jatuh terdorong ombak.
Satu orang yang bernama Adip sudah di temukan dan terselamatkan namun, satu orang lagi atas nama Dapa kurniawan sampai pukul 17.20 WIB belum ditemukan.
Korban yang selamat telah dibawa ke Puskesmas Sumur untuk mendapatkan pertolongan, sementara satu korban masih dalam pencarian.
Tim Gabungan terdiri dari anggota Basarnas ,polairud POLRES Pandeglang, dan relawan Kampung siaga Bencana(KSB) serta bantu warga sekitar
korban hingga saat ini masih belum di ketemukan proses pencarian terus dilakukan sampai saat ini. Pukul 9.00. .jumat.(14/2/2026)
(Denni)

