Melalui Wakaf Produktif, NU Pandeglang Dorong Pertanian Modern dan Wisata Edukasi

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, PANDEGLANG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pandeglang memanfaatkan lahan wakaf kosong di area sekretariatnya di Kampung Maja Tengah, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, menjadi greenhouse budidaya melon canary sekaligus destinasi wisata petik buah berbasis Agro Edu Wisata.

Program ini mengusung konsep pariwisata yang memadukan aktivitas pertanian, edukasi, dan rekreasi. Selain menjadi upaya pemberdayaan ekonomi umat, inovasi tersebut juga diarahkan sebagai sarana edukasi pertanian modern bagi masyarakat.

Inisiatif ini mendapat dukungan dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang melalui program Inkubasi Wakaf Produktif. Panen perdana secara simbolis digelar Rabu (29/4/2026), dihadiri Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Pandeglang Mumuh Muhaemin serta Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Mucholid.

Ketua PCNU Pandeglang Enci Zarkasih mengatakan, pemanfaatan lahan wakaf untuk budidaya melon merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian umat melalui sektor pertanian modern.

“Alhamdulillah, greenhouse ini menjadi contoh bagaimana aset wakaf dapat dikelola produktif untuk mendukung kemandirian umat. Kami juga bersyukur mendapat dukungan dari Kementerian Agama,” kata Enci.

Ia menjelaskan, greenhouse tersebut kini dibuka untuk umum dengan konsep wisata petik melon. Pengunjung dapat memetik langsung buah melon segar, kemudian ditimbang dan dibayar dengan harga lokal sekitar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

“Wisata petik ini terbuka untuk masyarakat umum, sekaligus menjadi pengalaman menarik bagi pengunjung,” ujarnya.

Selain wisata petik, PCNU Pandeglang juga menerapkan konsep Agro Edu Wisata yang memberi ruang pembelajaran, khususnya bagi generasi muda, tentang budidaya tanaman dan konservasi lingkungan secara interaktif.

“Anak-anak dan generasi muda bisa belajar langsung soal bercocok tanam dan pentingnya menjaga lingkungan. Ini menjadi tujuan penting yang kami bangun,” tambahnya.

Greenhouse yang dikembangkan berdiri di atas lahan wakaf seluas 20 x 8 meter dengan 525 tanaman melon. Dalam satu siklus tanam selama 60 hari atau sekitar dua bulan, lahan tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 450 buah melon. Dalam setahun, panen dapat dilakukan hingga tiga kali.

Adapun varietas yang dibudidayakan meliputi Kinanti, Alyssa, dan Kirani.

Sementara itu, Kasi Zakat dan Wakaf Kemenag Pandeglang Mumuh Muhaemin menyatakan dukungannya terhadap pengelolaan wakaf produktif yang dilakukan PCNU Pandeglang.

Menurutnya, program Inkubasi Wakaf Produktif merupakan inisiatif Kementerian Agama untuk mentransformasi nazhir atau pengelola wakaf menjadi wirausahawan kreatif dan profesional.

“Program ini bertujuan memaksimalkan potensi aset wakaf agar produktif, berdaya saing, dan memberi manfaat ekonomi berkelanjutan bagi umat,” jelas Mumuh.

Ia menambahkan, program tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf yang lebih modern dan berdampak nyata.

Bentuk dukungan yang diberikan meliputi stimulus dana pengembangan usaha, pendampingan, serta pelatihan manajemen wakaf bagi para nazhir.

“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kompetensi nazhir, mengubah pola pengelolaan wakaf tradisional menjadi produktif, dan memperkuat kemandirian ekonomi umat,” tandasnya. (denni)

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian 8 Penumpang Speedboat di Selat Sunda
Enam Pejabat Polda Banten Berganti, Sertijab Digelar
Jenazah Ditemukan di Pulau Enggano, Tim DVI Polda Banten Turun Bantu Identifikasi
KEK ETKI Banten Catat Investasi Rp1,9 Triliun, Ribuan Tenaga Kerja Terserap
Andra Soni Minta Pencarian 8 Orang Hilang Dilanjutkan, Basarnas Perpanjang Operasi 3 Hari
Yassierli: AI di Dunia Kerja Harus Berpusat pada Manusia dan Produktivitas
Willy Patria Mendorong Percepatan Program Hunian Layak di Balaraja
Lapas Serang Berduka, Rico Stive Ajak Jajarannya Doakan Tiga ASN Gugur di Jayawijaya

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:49 WIB

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian 8 Penumpang Speedboat di Selat Sunda

Selasa, 15 September 2026 - 11:51 WIB

Enam Pejabat Polda Banten Berganti, Sertijab Digelar

Selasa, 15 September 2026 - 08:52 WIB

Jenazah Ditemukan di Pulau Enggano, Tim DVI Polda Banten Turun Bantu Identifikasi

Selasa, 15 September 2026 - 08:38 WIB

KEK ETKI Banten Catat Investasi Rp1,9 Triliun, Ribuan Tenaga Kerja Terserap

Selasa, 15 September 2026 - 08:31 WIB

Andra Soni Minta Pencarian 8 Orang Hilang Dilanjutkan, Basarnas Perpanjang Operasi 3 Hari

Berita Terbaru