CFD Kabupaten Bogor Semakin Semarak dengan Festival Tetangga 2 Bertema “Rumah Pertama, Karakter Utama”

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melakukann Aktivitas Senam Bersama

Melakukann Aktivitas Senam Bersama

JABAROKENEWS.COM, BOGOR – Festival Tetangga 2 (Temu Tanggap Keluarga) sukses memeriahkan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Taman Siliwangi, Kabupaten Bogor, Minggu (28/6). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.30 hingga 10.00 WIB itu menghadirkan ruang kebersamaan bagi keluarga sekaligus mendorong penguatan karakter warga melalui berbagai aktivitas edukatif dan interaktif.

Dengan mengusung tema “Rumah Pertama, Karakter Utama”, festival yang diinisiasi Yayasan Pagi Berdaya – Improve Foundation tersebut diselenggarakan secara gratis dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mengajak keluarga berkumpul, mempererat hubungan antarsesama, serta menanamkan nilai-nilai karakter positif yang dimulai dari lingkungan keluarga.

Festival Tetangga 2 menghadirkan beragam kegiatan yang dirancang untuk menghibur sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Sejumlah zona aktivitas disediakan, di antaranya Theatre Panggung yang menampilkan berbagai pertunjukan keluarga, Pojok Literasi dan Bermain sebagai ruang ramah anak untuk menumbuhkan minat baca dan kreativitas, serta Pojok Sinergi Berbagi yang menjadi wadah berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Selain berbagai kegiatan hiburan, festival juga menghadirkan sesi diskusi yang melibatkan sejumlah komunitas dan lembaga sebagai mitra kolaborasi. Diskusi tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman, gagasan, dan praktik baik dalam membangun keluarga yang tangguh serta lingkungan masyarakat yang harmonis.

Ketua Forum PAKSI API (Penyuluh Anti Korupsi dan Ahli Pembangun Integritas) Banten, Ratu Syafitri Muhayati, mengatakan pembentukan karakter dan budaya integritas harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai ruang pendidikan pertama bagi setiap individu.

“Ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi kita bersama, kita ingin menguatkan kesadaran bahwa membangun masyarakat yang berintegritas dimulai dari rumah, kemudian tumbuh di lingkungan tetangga, dan akhirnya menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya

Menurutnya, penguatan integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kolaborasi lintas komunitas menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang saling mengingatkan, peduli, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai antikorupsi.

“Pendidikan anti korupsi di lingkungan keluarga sangat penting, karena keluarga merupakan lembaga utama atau madrasatul ula sebagai pembentukan karakter,” katanya

“Pendidikan karakter yang baik akan mencerminkan budaya integritas yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kesuksesan penyelenggaraan Festival Tetangga 2 tidak terlepas dari kolaborasi berbagai komunitas, di antaranya Yayasan Inspirasi Anak Bangsa, Forum TBM Kabupaten Bogor, Komunitas Guru Belajar Nusantara Kabupaten/Kota Bogor, serta ForPAK API Banten.

Sinergi lintas komunitas tersebut memperkuat semangat gotong royong dalam membangun masyarakat yang peduli terhadap pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai kebersamaan.

Melalui Festival Tetangga 2, diharapkan terbangun keluarga yang semakin harmonis, lingkungan rukun tetangga yang saling peduli, serta masyarakat yang tanggap dan aktif dalam membentuk generasi masa depan yang berkualitas, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Festival ini juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya gotong royong sebagai fondasi dalam membangun karakter warga di Kabupaten Bogor sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Sebagai informasi, Festival Tetangga 2 (Temu Tanggap Keluarga) digelar selama 2 hari, mulai pada Minggu (28/6) secara langsung di Car Free Day (CFD) di kawasan Taman Siliwangi, Kabupaten Bogor dan pada Senin (29/6) dilakukan secara virtual. (gla)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Berawal dari Rakit Bambu, MRC No One Knows Kini Berlabuh di Bunga Ayu
PWI LS Jabar Dikukuhkan di Indramayu, Anton Charliyan Tekankan Dakwah Berbasis Budaya
Pusat Kebudayaan Tionghoa Jabar Diresmikan, Dedi Mulyadi Dorong Kolaborasi dengan Budaya Sunda
Peringati HUT ke-81 RI, Lapas Sumedang Berikan Remisi kepada 161 Warga Binaan
Bekasi Teguhkan Tata Kelola Bersih, Wali Kota Tanda Tangani Komitmen dengan KPK dan ATR/BPN
Ketua Ratu KDM Jabar Hadiri Sedekah Bumi Desa Situsari, Dukung Pelestarian Budaya Sunda
Masyarakat Kampung Adat Kuta Ciamis Usulkan Perbaikan Infrastruktur dan Perlindungan Tanah Ulayat ke Pemprov Jabar
Yudi Suseno Dorong Penguatan Intelijen dan Disiplin SOP di Lapas Sumedang

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:07 WIB

Berawal dari Rakit Bambu, MRC No One Knows Kini Berlabuh di Bunga Ayu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:54 WIB

PWI LS Jabar Dikukuhkan di Indramayu, Anton Charliyan Tekankan Dakwah Berbasis Budaya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Pusat Kebudayaan Tionghoa Jabar Diresmikan, Dedi Mulyadi Dorong Kolaborasi dengan Budaya Sunda

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:51 WIB

Peringati HUT ke-81 RI, Lapas Sumedang Berikan Remisi kepada 161 Warga Binaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Bekasi Teguhkan Tata Kelola Bersih, Wali Kota Tanda Tangani Komitmen dengan KPK dan ATR/BPN

Berita Terbaru