ASUF 2025 Jadi Momentum Kekuatan Lokal Menjadi Solusi Tantangan Global

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menghadiri ASEAN Sustainable Urbanisation Forum (ASUF) 2025 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (12/8/2025).

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menghadiri ASEAN Sustainable Urbanisation Forum (ASUF) 2025 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (12/8/2025).

JABAROKENEWS.COM, Kuala Lumpur – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memaparkan sejumlah program prioritas nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, dan Sekolah Rakyat, dalam ASEAN Sustainable Urbanisation Forum (ASUF) 2025 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (12/8/2025).

Forum ini mempertemukan 300 kepala daerah dan pemimpin kota dari seluruh negara anggota ASEAN. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga hadir sebagai pembicara untuk membahas arah, strategi, dan kerja sama menuju pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Sebagai pembicara kunci dalam forum tersebut, Bima menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat melalui program-program prioritas nasional Presiden Prabowo. Menurutnya, program-program ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan warga di tingkat lokal, tetapi juga menjadi fondasi bagi masyarakat yang tangguh menghadapi tantangan global.

Bima menggarisbawahi bahwa potensi lokal yang dikelola secara inovatif dapat menjadi kekuatan yang diakui dunia. Dia mencontohkan aura farming Pacu Jalur di Riau. Tradisi balap perahu yang menjadi identitas budaya masyarakat setempat ini tidak hanya melestarikan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong, tetapi juga menjadi magnet pariwisata yang memberi dampak ekonomi signifikan bagi daerah.

“Pacu Jalur membuktikan bahwa kearifan lokal bisa menjadi inspirasi global, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Bima menambahkan, setiap kota di ASEAN memiliki kekuatan unik yang dapat dikembangkan menjadi solusi bagi tantangan global, mulai dari ketahanan pangan, perubahan iklim, hingga pembangunan yang inklusif.

“Kuncinya ada pada kolaborasi, inovasi, dan komitmen bersama untuk membangun kota yang tangguh, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi warganya,” tegasnya.

ASUF 2025 menjadi momentum penting bagi para kepala daerah dan pemimpin kota di kawasan ASEAN untuk saling berbagi pengalaman, menukar praktik terbaik, dan memperkuat jejaring kerja sama lintas batas. Dengan kolaborasi yang erat, potensi lokal di setiap kota dapat berkembang menjadi kekuatan global yang berkontribusi nyata bagi masa depan kawasan.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Tekankan Percepatan Akta Kelahiran Anak, Pemda Diminta Bergerak
Presiden Beri Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri, Mendagri Tito Hadir
Wamendagri Ribka Haluk Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran
Wamendagri Bima Tekankan Paradigma Antisipatif dalam Penanganan Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Dorong Optimalisasi 6 SPM di NTT
Mendagri Tito Dorong Penguatan Infrastruktur di Wilayah Perbatasan Malinau
Satgas PRR: Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nasional Sumatera Kembali Pulih Total
Pemulihan Pascabencana Berjalan, Satgas PRR Dorong Ekonomi Masyarakat Sumatera Kembali Bangkit

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Wamendagri Ribka Tekankan Percepatan Akta Kelahiran Anak, Pemda Diminta Bergerak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Presiden Beri Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri, Mendagri Tito Hadir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Wamendagri Bima Tekankan Paradigma Antisipatif dalam Penanganan Bencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:52 WIB

TP Posyandu Pusat dan TP PKK Dorong Optimalisasi 6 SPM di NTT

Berita Terbaru