Belajar dari Tiongkok, Pemerintah Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan Nasional

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Wagub Sumsel)H. Cik Ujang menghadiri kegiatan Lecturer Series dan diskusi panel bertema penguatan persahabatan China–Indonesia, khususnya dalam bidang tata kelola pemerintahan, pembangunan kawasan, serta strategi pengentasan kemiskinan. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom 3 Hotel Mulia Senayan, Selasa (28/04/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia sebagai wadah berbagi pengalaman sekaligus memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Tiongkok dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok daerah.

Ia menyampaikan, pemerintah saat ini tengah menjajaki berbagai program strategis dalam pengentasan kemiskinan, di antaranya melalui peningkatan swasembada pangan dan penciptaan lapangan kerja, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menurutnya, Indonesia juga belajar dari keberhasilan Tiongkok dalam menekan angka kemiskinan secara signifikan melalui pendekatan pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada masyarakat.

“Indonesia ingin memahami secara mendalam bagaimana pembangunan dapat menjangkau masyarakat di pinggiran, bukan hanya di pusat. Kemiskinan bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut martabat,” ujar Iftitah.

Sementara itu, Wagub Sumsel Cik Ujang menyambut baik forum diskusi tersebut sebagai ruang strategis untuk memperkaya perspektif daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

“Forum ini sangat penting bagi kami di daerah untuk belajar dari praktik terbaik yang telah berhasil diterapkan, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan. Kami berharap hasil diskusi ini dapat diimplementasikan di Sumatera Selatan guna mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata,” ungkapnya.(LSI)

Sumber : Adpim sumsel

Berita Terkait

Talenta Vokasi Indonesia Ukir Prestasi di WSC Shanghai 2026, Raih 9 Penghargaan
Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Bekasi, Dekranasda Usung Konsep Berkelanjutan
Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Lampung, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Mendunia
Indonesia Asri Society Resmi Berdiri, Bawa Gagasan Pembangunan Berkelanjutan
Kepala BPKP Sumsel Farid Firman Silaturahmi dengan Gubernur Herman Deru
Herman Deru Terima Audiensi Sri Dono Indarto, Regional CEO Baru Bank Mandiri Region II
Teknisi Ponsel Dituntut Adaptif di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi
Mulai 28 September, Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra Program Magang Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:23 WIB

Talenta Vokasi Indonesia Ukir Prestasi di WSC Shanghai 2026, Raih 9 Penghargaan

Senin, 28 September 2026 - 16:51 WIB

Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Bekasi, Dekranasda Usung Konsep Berkelanjutan

Senin, 28 September 2026 - 10:53 WIB

Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Lampung, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Mendunia

Senin, 28 September 2026 - 09:14 WIB

Indonesia Asri Society Resmi Berdiri, Bawa Gagasan Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 28 September 2026 - 08:35 WIB

Kepala BPKP Sumsel Farid Firman Silaturahmi dengan Gubernur Herman Deru

Berita Terbaru

Bandung

Percepat RDTR, Pemkab Bandung Perkuat Iklim Investasi

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:44 WIB