Dialog di Klungkung, Wamendagri Tekankan Integrasi Lingkungan dan Tata Ruang Nusa Penida

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Klungkung – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong Nusa Penida menjadi “Green Island” yang terintegrasi berbasis nilai dan lingkungan. Ia mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung mematangkan konsep “Green Island” sebagai arah pengembangan Nusa Penida.

Bima menilai Nusa Penida memiliki daya tarik kuat sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Ia bahkan menyebut kawasan tersebut sebagai “hidden paradise” atau surga tersembunyi yang belum sepenuhnya tersentuh.

“Saya ingat dulu waktu saya kecil itu ada komik tentang Nusa Penida… Nah, sekarang begitu ke sini kesan utama saya adalah ini hidden paradise yang belum tersentuh,” ujarnya saat Dialog dan Pemaparan Potensi Wisata Nusa Penida oleh Bupati Klungkung di Seven Dreams Hotel, Kabupaten Klungkung, Bali, Senin (16/2/2026).

Menurutnya, gagasan “Green Island” yang dipaparkan Bupati Klungkung I Made Satria merupakan konsep strategis. Ia menekankan, pendekatan tersebut harus disusun secara utuh dan terintegrasi, mulai dari pengelolaan sampah, energi terbarukan, hingga pembatasan kendaraan dan penguatan budaya lokal.

“Jadi kalau saya sarankan Pak, ini konsep Green Island ini kita matangkan, terintegrasi semua, dan kemudian dari situ diturunkan, mana yang kita kejar dari pinjaman, mana yang kita kejar dari korporasi, mana yang dari CSR (corporate social responsibility), mana yang dari investor gitu,” tegasnya.

Bima menyatakan kesiapan untuk membantu penguatan konsep tersebut, termasuk membuka ruang koordinasi lintas kementerian. Ia juga menekankan pentingnya soliditas jajaran perangkat daerah dalam mewujudkan visi tersebut. Menurutnya, keberhasilan kepala daerah sangat ditentukan oleh kekompakan dan semangat tim.

Bima juga menyoroti pentingnya keterpaduan antara konsep besar tersebut dengan dokumen perencanaan tata ruang, termasuk Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Ia mengingatkan agar visi “Green Island” benar-benar terakomodasi dalam perencanaan resmi pemerintah daerah (Pemda).

Selain aspek fisik dan infrastruktur, Bima menekankan pentingnya pembangunan sosial dan karakter masyarakat dalam mendukung konsep tersebut. Menurutnya, desain kawasan yang baik harus dibarengi dengan penguatan sosial.

Ia juga mengingatkan agar momentum pengembangan pariwisata Nusa Penida tidak terlewat. Antusiasme wisatawan, menurutnya, harus dijaga dengan percepatan pembenahan infrastruktur dan ekosistem pendukung. Sebab, tanpa pembenahan yang cepat, ia khawatir tingginya ekspektasi wisatawan justru berujung pada kekecewaan.

“Ini momentum. Kalau enggak [dijaga], bisa lewat. Saya lihat, antusiasmenya mulai [terbangun], cuma nanti ketika turis-turis nanti banyak kecewa ke sini, mereka enggak balik lagi kan?” jelasnya.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

@gerbangpatriot

Berita Terkait

TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai
Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM
Wamendagri Ribka Haluk: Suara Orang Asli Papua Tak Boleh Menunggu Terlalu Lama
Wamendagri Bima Arya Tekankan Karakter dan Jejaring dalam Pembekalan Peserta Masadagri
Wamendagri Ribka Tekankan Percepatan Akta Kelahiran Anak, Pemda Diminta Bergerak
Presiden Beri Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri, Mendagri Tito Hadir
Wamendagri Ribka Haluk Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:31 WIB

TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:56 WIB

TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Wamendagri Ribka Haluk: Suara Orang Asli Papua Tak Boleh Menunggu Terlalu Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Karakter dan Jejaring dalam Pembekalan Peserta Masadagri

Berita Terbaru