Ditjen Bina Adwil dan DWP Ditjen Bina Adwil Sosialisasikan Pencegahan Dini Penyakit Kanker

Rabu, 17 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKE.COM – Jakarta, Seiring meningkatnya jumlah penderita kanker di Indonesia, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ditjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan sosialisasi seputar penyakit kanker dan langkah pencegahannya kepada seluruh pegawainya. Hal ini sebagai upaya antisipasi mengingat hingga hari ini kanker masih menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Bagian Umum Sekretariat Ditjen Bina Adwil Rizza Kamajaya tersebut digelar di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Gedung H Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (17/8/2024).

“Perlu kita ketahui kanker ini merupakan penyakit silent killer, maka dari itu pada kesempatan ini kita perlu cermati untuk mendeteksi bagaimana jenis-jenisnya, gejala-gejalanya, dan juga mengedepankan aspek pencegahan,” terang Rizza.

Menurut Rizza, sosialisasi ini menjadi sangat penting. Bukan hanya kalangan wanita, tetapi para pria juga harus memahami penyakit ini dengan baik. Pasalnya, ada banyak jenis kanker saat ini yang dapat menyerang semua jenis kelamin, seperti kanker serviks dan kanker payudara yang mengancam wanita atau kanker prostat yang mengancam pria.

Rizza mengingatkan, penyakit kanker tidak boleh diabaikan begitu saja. Untuk itu, kata dia, upaya pencegahan harus dikedepankan dan dilakukan sedini mungkin, mulai dari ruang lingkup terkecil seperti keluarga atau orang terdekat.

“Banyak rekan-rekan kita, kolega-kolega kita yang menderita hal-hal yang terlambat mengetahui, terdeteksi sudah stadium lanjut, sehingga mempersulit upaya pengobatan. Oleh karena itu lakukan deteksi dini, jangan sampai terlambat,” tandasnya.

Sebagai informasi, sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Joshua Cahyo Mentari dari Lembaga Kanker Indonesia dan dr. Sylviana Andinisari dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Tutup Latsarmil Komcad ASN K/L, Mendagri Dorong Penguatan Bela Negara dan Profesionalitas
Daerah Berprestasi Regional Papua Raih Penghargaan dari Kemendagri
Eliminasi TBC di Jawa, Wamendagri Wiyagus Perkuat Kolaborasi Daerah
Era Disrupsi Menuntut Adaptasi, Sekjen Kemendagri Tekankan Kepemimpinan Responsif
Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Bekasi, Dekranasda Usung Konsep Berkelanjutan
Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Lampung, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Mendunia
Indonesia Asri Society Resmi Berdiri, Bawa Gagasan Pembangunan Berkelanjutan
Teknisi Ponsel Dituntut Adaptif di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:13 WIB

Tutup Latsarmil Komcad ASN K/L, Mendagri Dorong Penguatan Bela Negara dan Profesionalitas

Selasa, 29 September 2026 - 11:01 WIB

Daerah Berprestasi Regional Papua Raih Penghargaan dari Kemendagri

Selasa, 29 September 2026 - 10:54 WIB

Eliminasi TBC di Jawa, Wamendagri Wiyagus Perkuat Kolaborasi Daerah

Senin, 28 September 2026 - 18:48 WIB

Era Disrupsi Menuntut Adaptasi, Sekjen Kemendagri Tekankan Kepemimpinan Responsif

Senin, 28 September 2026 - 16:51 WIB

Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Bekasi, Dekranasda Usung Konsep Berkelanjutan

Berita Terbaru