Gubernur Banten dan Kapolda Satukan Langkah Cegah Karhutla serta Dampak Kekeringan

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Serang – Gubernur Banten Andra Soni bersama Kapolda Banten Irjen. Pol. Hengki terus memperkuat sinergi menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampak kekeringan yang diperkirakan meningkat pada puncak musim kemarau Agustus 2026. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana dan Karhutla di Lapangan Mapolda Banten, Kota Serang, Senin (3/8/2026).

Andra Soni mengatakan, apel kesiapsiagaan merupakan bentuk langkah antisipatif menghadapi potensi bencana berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan Agustus menjadi puncak musim kemarau di sebagian wilayah Banten. Kesiapsiagaan tidak hanya menyangkut personel, tetapi juga peralatan, relawan, hingga dukungan anggaran agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

“Kita memastikan seluruh personel siap, relawan siap, peralatan siap, termasuk dukungan anggaran juga siap,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juga akan memperkuat kesiapsiagaan hingga tingkat kabupaten dan kota agar koordinasi penanganan bencana semakin efektif. Selain mengantisipasi Karhutla, Pemprov Banten saat ini juga memetakan wilayah yang mulai mengalami kekeringan untuk mempercepat penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat.

“Kami sedang memetakan daerah yang mengalami kekurangan air agar seluruh pihak bisa bergerak bersama membantu masyarakat,” katanya.

Andra Soni juga menaruh perhatian terhadap potensi kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Berkaca pada sejumlah kejadian sebelumnya, Polda Banten bersama pemerintah daerah membentuk Satgas Terpadu yang akan disiagakan di lokasi-lokasi tersebut guna melakukan pemantauan dan pencegahan.

Menurutnya, keberadaan gas metana di TPA menjadi salah satu faktor yang harus diwaspadai sehingga diperlukan pengawasan untuk mencegah munculnya sumber api maupun praktik pembakaran sampah.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen. Pol. Hengki menegaskan, apel kesiapsiagaan menjadi bukti nyata sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Ia mengatakan, upaya penanggulangan lebih diutamakan pada langkah preventif melalui peningkatan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta edukasi kepada masyarakat.

“Apel ini menjadi simbol kesiapan bersama untuk melakukan langkah-langkah pencegahan sebelum terjadi kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Kapolda mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta tidak membuang puntung rokok di lokasi yang berpotensi memicu kebakaran. Menurutnya, sosialisasi juga akan diperkuat melalui pemasangan spanduk, videotron, media massa, media sosial, hingga patroli menggunakan kendaraan public address.

Selain itu, Satgas Terpadu akan ditempatkan di sejumlah titik rawan, terutama Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dengan dukungan personel, mobil pemadam kebakaran, ambulans, dan peralatan lainnya agar dapat bergerak cepat apabila terjadi kondisi darurat.

“Kami juga mengajak seluruh media dan masyarakat bersama-sama menyebarluaskan edukasi agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran,” ujar Hengki.(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Brigjen Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Irjen Hengki Geser ke Jawa Barat
Andra Soni: Sekitar 8 Juta Warga Banten Diproyeksikan Ikuti Cek Kesehatan Gratis
Perkuat Transportasi Publik, Banten Siapkan Elektrifikasi dan Double Track Rangkasbitung–Merak
Lomba Hias Tumpeng HKGB ke-74, Polda Banten Dorong Semangat Kebersamaan
Jangkau 7,2 Juta Warga, Pemprov Banten Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hingga Skrining TBC
Gubernur Banten Andra Soni: Hari Kesaktian Pancasila Bukan Sekadar Seremoni
Ratu Syafitri Tekankan Pentingnya Pemahaman dan Budaya Integritas dalam Cegah Korupsi
Wagub Banten Minta Pembentukan UPZ BAZNAS Dioptimalkan di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Brigjen Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Irjen Hengki Geser ke Jawa Barat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Andra Soni: Sekitar 8 Juta Warga Banten Diproyeksikan Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Perkuat Transportasi Publik, Banten Siapkan Elektrifikasi dan Double Track Rangkasbitung–Merak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Lomba Hias Tumpeng HKGB ke-74, Polda Banten Dorong Semangat Kebersamaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Jangkau 7,2 Juta Warga, Pemprov Banten Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hingga Skrining TBC

Berita Terbaru