Jelang Ramadan, TP PKK Pusat Bantu Warga Terdampak Bencana di Kabupaten Agam

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Agam – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat menyalurkan 100 paket bantuan peralatan ibadah kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Paket bantuan tersebut berisi Al-Qur’an, sarung, mukena, dan sajadah.

Staf Ahli TP PKK Pusat Yane Ardian Bima Arya menyampaikan, kehadirannya bersama jajaran pengurus TP PKK Pusat merupakan bentuk penyampaian langsung rasa belasungkawa, duka, dan empati yang mendalam kepada masyarakat. Ia diamanahkan langsung oleh Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian untuk menyerahkan paket bantuan yang dibutuhkan masyarakat menjelang bulan Ramadan.

“Bawa paket ibadah untuk menyemangati Bapak-Ibu semua. Al-Qur’an yang menjadi pedoman hidup kita ya, semoga selalu dalam pelukan kita semua. Kita baca, kita tadaburi. Semoga apa yang Ibu-Ibu perjuangkan hari ini, itu Allah balas dengan sebaik-baik balasan,” katanya di Masjid Al-Hidayah Toboh, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumbar, Jumat (6/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Yane juga memberikan semangat kepada warga. Ia menyampaikan bahwa bencana merupakan ujian untuk menguji ketawakalan manusia kepada Allah SWT. Menurutnya, ada dua pilar utama yang perlu dipegang dalam menjalani kehidupan, yakni sabar dan syukur. Keduanya merupakan karunia dari Allah SWT.

“Kita harus selalu bersabar, dan kita harus selalu bersyukur. Syukur, ujian. Sabar juga, ujian. Kita dikasih rezeki, Alhamdulillah kita bersyukur. Itu pun ujian buat kita. Kita dikasih musibah, kita bersabar. Itu pun tidak lepas dari karunia dan rahmat Allah,” ujarnya.

Yane menegaskan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak dan ketetapan Allah SWT. Bencana juga menjadi ujian bagi semua pihak terkait kepedulian dan solidaritas. Bantuan yang diserahkan TP PKK memang tidak dapat menggantikan apa yang telah hilang, seperti rumah maupun anggota keluarga.

“Kami pun tidak bisa menghilangkan rasa sedih yang ada di hati Bapak-Ibu semua. Tapi semoga kehadiran kami di sini, masuk ke hati Ibu-Ibu semua, Bapak-Ibu semua, bahwa ini adalah rasa peduli kami, rasa sayang kami, solidaritas kami untuk semua warga yang ada di sini,” ungkapnya.

Ia berharap tidak ada lagi bencana susulan. Ia juga berharap paket bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak. Sesuai hasil koordinasi dengan TP PKK di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga nagari, pihaknya telah melakukan pendataan penerima bantuan.

“Kami mendata siapa saja yang berhak untuk menerima bantuan kami yang terbatas ini. Jadi semoga apa yang kami bawa ini bisa disalurkan tepat sasaran. Sesuai dengan data yang sudah kita diskusikan bersama,” pungkasnya.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai
Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM
Wamendagri Ribka Haluk: Suara Orang Asli Papua Tak Boleh Menunggu Terlalu Lama
Wamendagri Bima Arya Tekankan Karakter dan Jejaring dalam Pembekalan Peserta Masadagri
Wamendagri Ribka Tekankan Percepatan Akta Kelahiran Anak, Pemda Diminta Bergerak
Presiden Beri Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri, Mendagri Tito Hadir
Wamendagri Ribka Haluk Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:31 WIB

TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:56 WIB

TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Wamendagri Ribka Haluk: Suara Orang Asli Papua Tak Boleh Menunggu Terlalu Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Karakter dan Jejaring dalam Pembekalan Peserta Masadagri

Berita Terbaru