Kunker ke Sukoharjo, Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Harus Rasional dan Berbasis Data

Selasa, 19 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKE.COM – Sukoharjo, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo mengingatkan pemerintah daerah (Pemda) agar dalam berinovasi mengutamakan prinsip rasional dan berbasis data. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (19/12/2023).

Yusharto mengatakan, inovasi yang rasional dan berbasis data dapat memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat. Dia menyebutkan misalnya inovasi yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan publik yang dibutuhkan. Hal ini seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga keamanan dan ketertiban. “Kami percaya bahwa inovasi yang berbasis data dapat mengoptimalkan kinerja pemerintahan daerah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Yusharto mengungkapkan banyak daerah yang masih ragu-ragu dalam berinovasi. Mereka takut inovasi yang diciptakan dalam penerapannya mengalami kegagalan. Padahal, kegagalan dalam berinovasi bukan merupakan suatu pelanggaran. Hal yang harus diperhatikan bukan kegagalannya, melainkan cara daerah memandang inovasi yang harus diperbaiki.

“Inovasi bukan tujuan tetapi adalah cara atau metode kita untuk menyelesaikan masalah. Tidak harus selalu ide baru dari sisi aktor inovasi, tetapi yang paling penting inovasi adalah sesuatu yang baru dari persepsi penerima manfaat,” jelas Yusharto.

Sejalan dengan itu, Yusharto mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sukoharjo untuk saling bekerja sama. Menurutnya, inovasi tidak boleh berdiri sendiri, tetapi harus membentuk ekosistem inovasi yang lebih efektif dan efisien sebagai suatu cara menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

“Cari musuh bersama yang dihadapi, libatkan seluruh OPD yang ada dan bangun ekosistem inovasi, jangan inovasi per inovasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo membangun ekosistem inovasi. Di sisi lain, dia juga berharap, Pemkab Sukoharjo dapat lebih aktif bekerja sama dengan daerah lain terkait peningkatan inovasi. Dalam hal ini, Pemkab Sukoharjo juga dapat mereplikasi inovasi daerah lain dengan menerapkan konsep amati, tiru, dan modifikasi untuk meningkatkan inovasi di daerah.

“Tidak boleh ada keraguan bagi kita untuk berpikir kreatif untuk menemukan cara-cara baru menyelesaikan permasalahan, termasuk dengan mereplikasi inovasi daerah lain yang disesuaikan kondisi di Sukoharjo,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Daerah Berprestasi Regional Papua Raih Penghargaan dari Kemendagri
Eliminasi TBC di Jawa, Wamendagri Wiyagus Perkuat Kolaborasi Daerah
Era Disrupsi Menuntut Adaptasi, Sekjen Kemendagri Tekankan Kepemimpinan Responsif
Statistik Jadi Kompas Pembangunan, Kemendagri Raih Penghargaan dari BPS
Menuju Kriyanusa 2026, Dekranas Gelar Tumpengan
Gubernur Lampung Dorong Satlinmas Perkuat Kesiapsiagaan untuk Dukung Pembangunan
Museum dan Monumen Bahasa Nasional Dibangun, Mendagri: Simbol Sejarah dan Pemersatu Bangsa
Mendagri Tito Tekankan Pentingnya Peran Pemda Kendalikan Inflasi

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:01 WIB

Daerah Berprestasi Regional Papua Raih Penghargaan dari Kemendagri

Selasa, 29 September 2026 - 10:54 WIB

Eliminasi TBC di Jawa, Wamendagri Wiyagus Perkuat Kolaborasi Daerah

Senin, 28 September 2026 - 18:48 WIB

Era Disrupsi Menuntut Adaptasi, Sekjen Kemendagri Tekankan Kepemimpinan Responsif

Minggu, 27 September 2026 - 07:41 WIB

Statistik Jadi Kompas Pembangunan, Kemendagri Raih Penghargaan dari BPS

Sabtu, 26 September 2026 - 13:14 WIB

Menuju Kriyanusa 2026, Dekranas Gelar Tumpengan

Berita Terbaru

Kuliah umum UMY bersama Prof. Mahfud MD

Yogyakarta

Mahfud MD: Korupsi Marak karena Pemimpin Minim Keteladanan

Selasa, 29 Sep 2026 - 08:57 WIB