Mendagri Soroti Pemulihan Fungsi Pemerintahan sebagai Indikator Utama Pascabencana Aceh Tamiang

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Aceh Tamiang — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penugasan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang tidak hanya merupakan bagian dari misi kemanusiaan, tetapi juga menjadi praktik nyata penerapan ilmu pemerintahan bagi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Dalam Negeri.

Mendagri yang sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menjelaskan bahwa Aceh Tamiang merupakan salah satu daerah yang terdampak paling parah akibat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Kondisi geografis yang berada di dataran rendah dan dilalui sungai besar membuat wilayah ini menerima limpahan air dari daerah hulu. Kondisi tersebut menyebabkan lumpur dan kerusakan meluas, termasuk pada kompleks perkantoran pemerintah kabupaten.

“Mempraktikkan ilmu pemerintahan dalam negeri. Yang belum tentu semua angkatan lain, di tahun-tahun ke depan, atau tahun-tahun sebelumnya, mengalami pengalaman yang dialami Adik-Adik semua,” katanya pada acara Apel Pemulangan Personel Satgas Percepatan Aktivasi Pemerintah dan Pelayanan Publik Kemendagri Gelombang I di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa (3/2/2026).

Mendagri menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan pascabencana salah satunya diukur dari kembalinya fungsi pemerintahan dan layanan publik. Indikator tersebut meliputi berfungsinya kembali kantor pemerintahan, akses jalan, layanan kesehatan, pendidikan, rumah ibadah, listrik, komunikasi, distribusi BBM dan elpiji, hingga mulai bergeliatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

“Indikator terpenting adalah pemerintahan, apakah pemerintahnya berjalan atau tidak. Karena pemerintahan pusat sumber daya, pusat pengambilan keputusan, kekuasaan, kebijakan pembuatan kebijakan, policy making yang mempengaruhi kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Berkat upaya bersama selama sebulan terakhir, sejumlah kantor pemerintahan di Aceh Tamiang kini telah dibersihkan dan mulai dapat difungsikan kembali. Hal ini menjadi modal penting agar roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan secara bertahap.

“Oleh karena itulah kita yang lakukan adalah kita fokus pada kantor, sekaligus membangkitkan semangat rekan-rekan ASN khususnya untuk mulai bekerja kembali,” tambahnya.

Menutup amanatnya, Mendagri menyampaikan harapan agar semangat gotong royong dan kebersamaan terus terjaga dalam membangun kembali Aceh Tamiang pascabencana. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk Praja IPDN, ASN Kemendagri, pemerintah daerah, serta unsur TNI dan Polri atas kerja keras dan kontribusi nyata dalam mendukung pemulihan daerah terdampak.

“Saya minta semangat kita untuk membangun kembali Aceh Tamiang. Semangat ya Bapak-Ibu ya. Semangat harus, karena nasib masyarakat Aceh Tamiang ada di tangan Bapak-Ibu [ASN Aceh Tamiang] sekalian. Kami hanya mendorong untuk kembali normal,” tandasnya.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai
Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM
Wamendagri Ribka Haluk: Suara Orang Asli Papua Tak Boleh Menunggu Terlalu Lama
Wamendagri Bima Arya Tekankan Karakter dan Jejaring dalam Pembekalan Peserta Masadagri
Wamendagri Ribka Tekankan Percepatan Akta Kelahiran Anak, Pemda Diminta Bergerak
Presiden Beri Taklimat kepada 800 Pati TNI-Polri, Mendagri Tito Hadir
Wamendagri Ribka Haluk Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:31 WIB

TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:56 WIB

TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Wamendagri Ribka Haluk: Suara Orang Asli Papua Tak Boleh Menunggu Terlalu Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Karakter dan Jejaring dalam Pembekalan Peserta Masadagri

Berita Terbaru