Pemuda Bekasi Jadi Tertinggi di Jabar dalam Angka Tidak Merokok, KTR Terus Diperkuat

Minggu, 9 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, KOTA BEKASI — Kota Bekasi tercatat sebagai wilayah dengan persentase pemuda tidak merokok tertinggi di Jawa Barat. Berdasarkan data Profil Pemuda 2025 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 83,10 persen pemuda di Kota Bekasi tercatat tidak merokok.

Angka tersebut menempatkan Kota Bekasi di posisi pertama, disusul Kota Depok sebesar 78,85 persen dan Kota Cirebon sebesar 78,09 persen.

Pemerintah Kota Bekasi menyambut positif data tersebut. Namun, capaian itu tidak dipandang sebagai hasil dari satu kebijakan pemerintah, melainkan sebagai gambaran kondisi masyarakat yang sekaligus menjadi dorongan untuk terus memperkuat lingkungan yang mendukung pola hidup sehat.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, hal yang lebih penting dari posisi tersebut adalah bagaimana kecenderungan positif itu dapat dipertahankan dan terus meningkat.

“Angka 83,10 persen ini tentu menggembirakan, tetapi bagi kami yang lebih penting adalah bagaimana angka ini bisa kita pertahankan bahkan ditingkatkan. Jangan sampai anak muda yang hari ini memilih tidak merokok justru mulai merokok karena pengaruh lingkungan.” ujar Tri.

Menurut pria yang akrab disala Mas Tri ini, upaya menjaga generasi muda dari kebiasaan merokok perlu dilakukan dengan menciptakan lingkungan yang amab dan memberikan banyak pilihan aktivitas positif.

Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong pembangunan taman, ruang terbuka, fasilitas olahraga, serta pengembangan Sport City sebagai bagian dari upaya menyediakan ruang aktivitas bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Karena itu pembangunan taman, ruang terbuka, fasilitas olahraga dan pengembangan Sport City terus kami dorong. Anak muda harus punya tempat untuk berkumpul, berolahraga dan berkegiatan secara positif.” tambahnya.

Selain menyediakan ruang aktivitas, Pemkot Bekasi juga terus memperkuat penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan yang banyak berinteraksi dengan anak dan remaja.

“Kami ingin ruang publik di Kota Bekasi semakin nyaman untuk semua, terutama anak-anak. Karena itu sekolah dan fasilitas publik terus kami perkuat pengawasannya sebagai kawasan tanpa rokok.” ucap Tri.

Tri juga menilai edukasi mengenai rokok perlu mengikuti perkembangan perilaku dan gaya hidup anak muda. Edukasi tidak cukup hanya membahas rokok konvensional, tetapi juga perlu memberikan pemahaman mengenai rokok elektronik atau vape.

“Edukasi tentang bahaya merokok tidak boleh berhenti pada rokok konvensional, tetapi juga menyentuh penggunaan rokok elektronik atau vape yang semakin dekat dengan anak muda.”

Ia menambahkan, menjaga generasi muda agar tetap sehat membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah hingga lingkungan masyarakat.

“Pemerintah bisa membuat aturan dan menyediakan fasilitas, tetapi kesadaran masyarakat juga diperlukan. Karena itu mari kita jaga bersama agar pilihan hidup sehat semakin mudah bagi anak-anak dan generasi muda kita.” ungkapnya.

Pemerintah Kota Bekasi berharap tingginya persentase pemuda yang tidak merokok dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

“Harapanya tentu adalah anak-anak dan generasi muda Kota Bekasi tumbuh di lingkungan yang semakin sehat dan semakin jauh dari asap rokok,” pungkas Tri.(lsi)

Symber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Tri Adhianto Bidik Juara Umum Porprov XV Jabar 2026, Bekasi Siap Buktikan Hasil Pembinaan Atlet
Jadi Tuan Rumah Pembukaan, Stadion Patriot Candrabhaga Bersolek Sambut Porprov XV Jabar 2026
Pedagang Apresiasi Gerakan Gebrak Pasar Pemkot Bekasi Tingkatkan Daya Beli
Antisipasi Kebocoran Data Pemerintahan, Diskominfostandi Bekasi Pacu Budaya Keamanan Siber ASN
Wujudkan Kota Tanggap Aspirasi, Pemkot Bekasi Padukan Layanan Darurat 112 dan SP4N-LAPOR!
Perkuat Pemenuhan Hak Politik Disabilitas, Pemkot Bekasi Dorong Terwujudnya Pemilu Inklusif dan Ramah Akses
Tingkatkan Standar Layanan dan Tatanan Kesehatan, Wiwiek Hargono Dorong Puskesmas Flamboyan Jadi Lokus Unggulan
Perkuat Fondasi Agama Anak Usia Dini, Wiwiek Hargono Dorong Guru PAUD Kuasai Metode Yassir

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:00 WIB

Jadi Tuan Rumah Pembukaan, Stadion Patriot Candrabhaga Bersolek Sambut Porprov XV Jabar 2026

Jumat, 6 November 2026 - 18:44 WIB

Pedagang Apresiasi Gerakan Gebrak Pasar Pemkot Bekasi Tingkatkan Daya Beli

Kamis, 5 November 2026 - 15:10 WIB

Antisipasi Kebocoran Data Pemerintahan, Diskominfostandi Bekasi Pacu Budaya Keamanan Siber ASN

Kamis, 5 November 2026 - 14:58 WIB

Wujudkan Kota Tanggap Aspirasi, Pemkot Bekasi Padukan Layanan Darurat 112 dan SP4N-LAPOR!

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

Perkuat Pemenuhan Hak Politik Disabilitas, Pemkot Bekasi Dorong Terwujudnya Pemilu Inklusif dan Ramah Akses

Berita Terbaru