Penguatan Kompetensi PBJ Jadi Strategi Lampung Wujudkan Belanja Daerah Efisien

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi belanja daerah melalui penguatan kompetensi para pelaku Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).

Fokus utama diarahkan pada implementasi strategi konsolidasi paket pengadaan serta optimalisasi sistem E-Purchasing sebagai instrumen kunci pencegahan pemborosan anggaran.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Lampung, Sukmawan Hendriyanto, saat membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Pelaku PBJ di Gedung Pusiban, Selasa (28/04/2026).

Gubernur menekankan bahwa transformasi digital melalui E-Katalog bukan sekadar perubahan teknis, melainkan langkah strategis untuk menciptakan proses pengadaan yang lebih cepat, terbuka, dan akuntabel.

“Langkah ini akan membantu kita bekerja lebih rapi, meminimalisir potensi kesalahan, dan yang terpenting, memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran pemerintah,” tegas Sukmawan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Lampung menaruh harapan besar pada jajaran CPNS yang memiliki latar belakang keahlian di bidang teknologi informasi. Kehadiran mereka dinilai sangat relevan untuk mengakselerasi proses digitalisasi pengadaan yang kini menuntut pemahaman mendalam terhadap sistem elektronik.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Budi Setiawan, melaporkan bahwa agenda ini bertujuan memberikan panduan teknis mengenai peran dan tanggung jawab Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sesuai dengan regulasi terbaru, termasuk Perpres Nomor 46 Tahun 2025.

Narasumber dalam kegiatan ini, Hernaning Rangga Dita Utama dari LKPP RI, memaparkan pentingnya pemahaman batasan kewenangan guna menghindari risiko hukum. Sementara itu, Yusron dari Biro PBJ Lampung menjelaskan kewajiban penggunaan produk dalam katalog serta prioritas penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan pelibatan Usaha Mikro Kecil dan Koperasi (UMKK).

Melalui konsolidasi pengadaan, diharapkan tercipta efektivitas belanja yang sejalan dengan prinsip Value for Money, memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak maksimal bagi masyarakat Lampung. (LSI)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Wagub Jihan: Perlindungan Pekerja Rentan Tak Bisa Hanya Andalkan APBD
Wagub Jihan Nurlela Hadiri Parade HUT ke-81 TNI di Lampung
Pemprov Lampung Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lapangan Korpri
Sekda Lampung Marindo Kurniawan Jadi Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Pemprov Lampung Dorong Deteksi Dini untuk Perkuat Penanganan Kanker
Pemprov Lampung Genjot Pertanian Modern, Produktivitas dan Pendapatan Petani Didorong Naik
“Desaku Maju”, Strategi Pemprov Lampung Kembangkan Potensi Desa di Lampung Barat
Sekda Marindo Hadiri Paripurna DPRD Lampung Bahas Propemperda 2027

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Wagub Jihan: Perlindungan Pekerja Rentan Tak Bisa Hanya Andalkan APBD

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Wagub Jihan Nurlela Hadiri Parade HUT ke-81 TNI di Lampung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Pemprov Lampung Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lapangan Korpri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Sekda Lampung Marindo Kurniawan Jadi Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemprov Lampung Dorong Deteksi Dini untuk Perkuat Penanganan Kanker

Berita Terbaru