Peningkatan Kualitas Pemilu dan Pilkada Jadi Fokus Wamendagri Bima Arya untuk Demokrasi yang Lebih Baik

Rabu, 8 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung peningkatan kualitas sistem pemilu yang lebih baik. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

“Jadi Pilkada Serentak yang baru usai, Pilpres dan Pileg yang baru kita lakukan, itu salah satu materi bagi kita, dengan data-data yang sangat kaya, untuk jadi bahan refleksi kita semua,” ujar Bima saat menjadi keynote speaker pada acara Diskusi Publik yang digelar Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) di AONE Hotel, Jakarta, Rabu (8/1/2025). Acara ini mengusung tema “Menakar Problem Pemilu dan Pilkada 2024: Keserentakan, Keberpihakan terhadap Pemilih, dan Inklusivitas”.

Menurut Bima, telah selesainya rangkaian Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 menjadi momentum yang tepat untuk melakukan refleksi. Langkah tersebut membutuhkan kerja sama semua pihak, serta rentang waktu yang tidak sebentar. Oleh karena itu, kualitas sistem pemilu didorong untuk terus ditingkatkan, terutama guna menyambut hadirnya pemimpin terbaik di masa depan.

Di lain sisi, penguatan sistem pemilu dinilai penting guna menyambut tahun 2045. Pasalnya, tahun tersebut merupakan saat di mana Indonesia mewujudkan visi Indonesia Emas. Bima melanjutkan, dalam konteks pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, telah banyak keberhasilan yang ditorehkan para pemangku kepentingan. Ini seperti dalam aspek keamanan, ketertiban, dan berlangsungnya pesta demokrasi tersebut secara damai.

“Artinya sistem kita, koordinasi kita ini relatif siap untuk mengantisipasi sistem apa pun. Ini poin penting menurut saya, ini lagi-lagi bukan soal kredit saja terhadap pemerintah, tapi dengan sistem yang kompleks tadi, dengan kekhawatiran yang sangat tinggi terhadap konflik vertikal, horizontal, konflik politik, dan lain-lain,” imbuhnya.

Di lain pihak, Bima mengaku terharu dengan kolaborasi dan kerja sama pihak terkait selama berlangsungnya Pilkada 2024. Hal itu seperti saat proses distribusi logistik Pilkada di daerah dengan medan yang sulit. Bahkan, ada petugas yang harus menyeberangi lautan dan melintasi kawasan pegunungan untuk dapat menyalurkan logistik tersebut. Upaya itu dilakukan agar proses tahapan pilkada berjalan baik sesuai dengan waktu yang ditentukan.

“Itu effort yang luar biasa. Jadi lagi-lagi tidak berlebihan kalau saya katakan tadi, sistem kita, struktur pemerintahan kita itu mampu untuk beradaptasi dengan sistem koordinasi dan sebagainya,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Haluk Perkuat Komitmen Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran
Menaker Yassierli: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Antisipasi Perubahan Dunia Kerja
Wamendagri Bima Tekankan Paradigma Antisipatif dalam Penanganan Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Dorong Optimalisasi 6 SPM di NTT
Mendagri Tito Dorong Penguatan Infrastruktur di Wilayah Perbatasan Malinau
Lampung Raih Penghargaan KPK Berkat Penguatan Pendidikan Antikorupsi
Satgas PRR: Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nasional Sumatera Kembali Pulih Total
Pemulihan Pascabencana Berjalan, Satgas PRR Dorong Ekonomi Masyarakat Sumatera Kembali Bangkit

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Menaker Yassierli: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Antisipasi Perubahan Dunia Kerja

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Wamendagri Bima Tekankan Paradigma Antisipatif dalam Penanganan Bencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:52 WIB

TP Posyandu Pusat dan TP PKK Dorong Optimalisasi 6 SPM di NTT

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Mendagri Tito Dorong Penguatan Infrastruktur di Wilayah Perbatasan Malinau

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Lampung Raih Penghargaan KPK Berkat Penguatan Pendidikan Antikorupsi

Berita Terbaru