RS AR Bunda Assalam Resmi Beroperasi, Herman Deru Dorong Pelayanan Humanis

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, LAHAT — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru meresmikan Rumah Sakit AR Bunda Assalam di Kabupaten Lahat, Senin (11/5/2026). Peresmian rumah sakit tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat serta meningkatkan mutu layanan kesehatan di daerah.

Direktur Utama PT ARM Indo Assalam, dr. Wahyu Pranata, Sp.OG Subsp. FER, DMAS, FMAS, FART, mengatakan pihaknya merasa terhormat atas kehadiran Gubernur Sumsel dalam peresmian rumah sakit tersebut.

“Kami merasa terhormat dan berterima kasih karena gubernur hadir dalam peresmian ini. Ini menjadi restu untuk pengabdian kami di Kabupaten Lahat,” ujarnya.

Ia menegaskan, RS AR Bunda Assalam hadir bukan sekadar sebagai bentuk ekspansi bisnis, tetapi juga sebagai wujud pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“RS ini bukan hanya ekspansi bisnis, tetapi juga bentuk pelayanan serta hasil perjalanan panjang dan perjuangan hingga akhirnya RS AR Bunda Assalam berdiri,” katanya.

Menurut Wahyu, pihak rumah sakit siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi mendukung visi dan misi Gubernur Sumsel untuk memberikan pelayanan nyata bagi masyarakat. Kami juga memohon bimbingan dari bupati dan gubernur,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Herman Deru dalam agenda peresmian tersebut.

“Terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang telah hadir. Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Lahat sekaligus kesempatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Ia berharap kehadiran RS AR Bunda Assalam dapat memacu peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui persaingan yang sehat antarrumah sakit.

“Kami ingin rumah sakit ini turut berpartisipasi dalam pelayanan sosial, termasuk menghadirkan keramahan dalam pelayanan rumah sakit. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pelayanan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan yang mengedepankan kualitas fasilitas sekaligus keramahan pelayanan kepada pasien.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk manajemen AR Bunda Assalam,” katanya.

Menurut Herman Deru, rumah sakit tidak hanya dituntut memiliki bangunan dan fasilitas yang baik, tetapi juga pelayanan yang humanis.

“Layanan kesehatan harus beriringan antara fisik dan nonfisik. Gedung yang bersih, indah, dan pelayanan yang ramah memiliki andil dalam mempercepat kesembuhan pasien,” ujarnya.

Ia meminta seluruh tenaga kesehatan, khususnya petugas di lini terdepan, menerapkan budaya senyum, sapa, dan salam kepada setiap pasien.

“Mulai dari petugas lini terdepan, sambut pasien dengan ramah, senyum, sapa, dan salam. Kita meyakini hal itu akan berdampak pada kesembuhan pasien,” tegasnya.

Herman Deru juga mengingatkan agar tidak ada perbedaan pelayanan terhadap pasien BPJS maupun non-BPJS.

“Lembaga pemerintah dan swasta jangan dipandang berbeda. Pasien BPJS maupun non-BPJS harus mendapatkan pelayanan dan keramahan yang sama. Semua dilayani dengan strata yang setara,” katanya.

Selain itu, Herman Deru menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan di Sumsel untuk mendukung program Sumsel Health Tourism serta mencegah masyarakat memilih berobat ke luar negeri akibat rendahnya kepercayaan terhadap layanan kesehatan daerah.

“Banyak masyarakat berobat ke luar negeri. Krisis kepercayaan terhadap layanan rumah sakit jangan sampai terjadi di Sumsel,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menilai RS AR Bunda Assalam memiliki layanan unggulan yang berpotensi menjadi daya tarik kesehatan di Kabupaten Lahat.

“Setelah saya asesmen, ternyata RS Bunda ini memiliki ikon layanan bayi tabung atau IVF dan MCU. Ini merupakan kelebihan yang harus diunggulkan,” katanya.

Ia menambahkan, setiap rumah sakit perlu memiliki layanan unggulan sebagai identitas dan ciri khas.

Herman Deru juga menyoroti persoalan pemerataan dokter spesialis yang masih terkonsentrasi di kota-kota besar.

“Persoalan kita saat ini adalah penyebaran dokter spesialis yang masih terkumpul di kota-kota besar. Kami berterima kasih atas peran serta RS AR Bunda Assalam dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Lahat,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Herman Deru secara resmi membuka operasional RS AR Bunda Assalam.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, RS AR Bunda Assalam Kabupaten Lahat resmi kita buka penggunaannya,” tutupnya.(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Kepala BPKP Sumsel Farid Firman Silaturahmi dengan Gubernur Herman Deru
Herman Deru Terima Audiensi Sri Dono Indarto, Regional CEO Baru Bank Mandiri Region II
HUT ke-4 Masjid Hj. Sopiah, Herman Deru Tekankan Pentingnya Peran Masjid
Apriyadi Resmi Pimpin IKA-Muba Periode 2026–2030, Dikukuhkan Gubernur Herman Deru
Herman Deru Bersama DPRD Sumsel Sepakati APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Dua Kali Raih Penghargaan TP2DD, Sumsel Perkuat Transformasi Digital Daerah
KKSS Sumsel Diminta Jaga Identitas, Herman Deru: Bangga Jadi Orang Sulawesi
Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi, Lidyawati Cik Ujang Gelar Pelatihan Chunky Bag

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:35 WIB

Kepala BPKP Sumsel Farid Firman Silaturahmi dengan Gubernur Herman Deru

Senin, 28 September 2026 - 08:22 WIB

Herman Deru Terima Audiensi Sri Dono Indarto, Regional CEO Baru Bank Mandiri Region II

Minggu, 27 September 2026 - 08:06 WIB

HUT ke-4 Masjid Hj. Sopiah, Herman Deru Tekankan Pentingnya Peran Masjid

Minggu, 27 September 2026 - 07:53 WIB

Apriyadi Resmi Pimpin IKA-Muba Periode 2026–2030, Dikukuhkan Gubernur Herman Deru

Sabtu, 26 September 2026 - 11:19 WIB

Herman Deru Bersama DPRD Sumsel Sepakati APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru

Yogyakarta

Sambut Hari Batik, 1.001 Pembatik Padati Malioboro

Rabu, 30 Sep 2026 - 08:16 WIB