Toko Tapis Jadi Langkah Strategis Pemprov Lampung Kembangkan UMKM Berbasis Digital

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung resmi meluncurkan Toko Tapis, marketplace lokal yang diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi daerah melalui digitalisasi pemasaran produk unggulan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Lampung.

“Transformasi digital saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan. Daerah tidak boleh tertinggal dan harus mampu memastikan kemajuan teknologi menjadi alat untuk memperkuat ekonomi rakyat, membuka akses pasar yang lebih luas, serta meningkatkan daya saing produk lokal,” ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setdaprov Lampung, Liza Derni, saat Launching dan Sosialisasi Toko Tapis di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (25/6/2026).

Peluncuran Toko Tapis dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung bersama BUMD PT Wahana Raharja (Perseroda) dan mitra platform digital MBizmarket. Kegiatan tersebut diikuti seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Lampung, termasuk pejabat yang menangani pengadaan barang dan jasa serta bendahara sebagai calon pengguna marketplace lokal tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur menilai kehadiran Toko Tapis merupakan langkah strategis untuk menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi pelaku UMKM dan usaha lokal, terutama terkait keterbatasan akses pasar, promosi, pembiayaan, serta kemampuan beradaptasi dengan sistem perdagangan digital.

Menurutnya, banyak produk unggulan Lampung memiliki kualitas dan karakteristik yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Namun, produk-produk tersebut masih membutuhkan saluran pemasaran yang kuat, terintegrasi, dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

‘Toko Tapis bukan sekadar platform perdagangan digital, tetapi juga etalase peradaban ekonomi lokal yang membawa identitas Lampung ke ruang yang lebih luas,” kata Liza membacakan sambutan Gubernur.

Nama Toko Tapis sendiri dipilih sebagai representasi identitas daerah. Tapis yang selama ini dikenal sebagai warisan budaya Lampung dinilai mencerminkan nilai ketekunan, kreativitas, dan kebanggaan masyarakat Lampung yang ingin diangkat melalui platform digital tersebut.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan marketplace ini menjadi wadah bersama yang mempertemukan produsen lokal dengan konsumen, memperluas jangkauan pemasaran, mengefisienkan proses transaksi, serta memperkuat ekosistem usaha daerah secara berkelanjutan.

Melalui platform tersebut, berbagai produk unggulan Lampung akan dipasarkan secara digital, mulai dari kerajinan, kain tapis, kuliner, kopi, hasil pertanian, produk olahan, produk fesyen, hingga karya ekonomi kreatif yang dihasilkan generasi muda Lampung.

Gubernur juga menekankan bahwa peluncuran Toko Tapis tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Marketplace tersebut harus tumbuh menjadi platform yang dipercaya, dimanfaatkan secara luas, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha lokal.

Karena itu, Pemprov Lampung meminta pengelolaan Toko Tapis dilakukan secara profesional dengan sistem pembayaran yang aman, mekanisme transaksi yang jelas, layanan pengaduan yang responsif, serta dukungan pendampingan bagi UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk dan literasi digital.

Selain itu, pemerintah mendorong kolaborasi lintas sektor antara perangkat daerah, BUMD, perbankan, perguruan tinggi, komunitas digital, dan sektor swasta untuk memperkuat pengembangan marketplace tersebut, baik melalui pelatihan, pembiayaan, promosi, maupun dukungan logistik dan distribusi.

Direktur Utama PT Wahana Raharja (Perseroda), Asep Muzaki, mengatakan Toko Tapis merupakan salah satu ikhtiar BUMD untuk menghadirkan platform transaksi yang dapat dimanfaatkan perangkat daerah sekaligus mendukung peningkatan pendapatan daerah.

Ia menjelaskan keberadaan marketplace lokal tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi belanja pemerintah serta mendorong perputaran ekonomi agar lebih banyak memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan masyarakat Lampung.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Lampung Asrul Tristianto menyampaikan bahwa peluncuran Toko Tapis merupakan bagian dari percepatan transformasi digital ekonomi daerah. Marketplace ini dirancang sebagai sarana promosi, transaksi, dan pengembangan produk unggulan Lampung yang lebih modern, terintegrasi, dan mudah diakses.

Dalam kesempatan yang sama, Vice President MBizmarket Ade Kurniawan memberikan sosialisasi terkait penggunaan platform Toko Tapis kepada perwakilan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Sosialisasi tersebut diharapkan dapat mempercepat implementasi dan pemanfaatan marketplace lokal dalam mendukung pengadaan serta pemasaran produk daerah.

Selain itu, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Momorandum of Understanding (MoU) antara BUMD PT. Wahana Raharja dan mitra platform digital MBizmarket.

Dengan hadirnya Toko Tapis, Pemerintah Provinsi Lampung berharap semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas, memperluas pasar, meningkatkan omzet usaha, serta menciptakan lapangan kerja baru. Pada akhirnya, penguatan ekosistem ekonomi digital ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing ekonomi Lampung di tingkat nasional. (LSI)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Pemprov Lampung Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lapangan Korpri
Sekda Lampung Marindo Kurniawan Jadi Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Pemprov Lampung Dorong Deteksi Dini untuk Perkuat Penanganan Kanker
Pemprov Lampung Genjot Pertanian Modern, Produktivitas dan Pendapatan Petani Didorong Naik
“Desaku Maju”, Strategi Pemprov Lampung Kembangkan Potensi Desa di Lampung Barat
Sekda Marindo Hadiri Paripurna DPRD Lampung Bahas Propemperda 2027
Hadapi Era Digital, Wagub Jihan Nurlela Tekankan Pentingnya Mindset Adaptif
Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Lampung, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Mendunia

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Pemprov Lampung Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lapangan Korpri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Sekda Lampung Marindo Kurniawan Jadi Inspektur Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemprov Lampung Dorong Deteksi Dini untuk Perkuat Penanganan Kanker

Rabu, 30 September 2026 - 13:56 WIB

Pemprov Lampung Genjot Pertanian Modern, Produktivitas dan Pendapatan Petani Didorong Naik

Rabu, 30 September 2026 - 10:02 WIB

“Desaku Maju”, Strategi Pemprov Lampung Kembangkan Potensi Desa di Lampung Barat

Berita Terbaru