Perkuat Mitigasi Bencana, Eko Suwanto Salurkan Bantuan bagi Relawan DIY

Minggu, 9 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, ‎JOGJA – Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menyerahkan bantuan peralatan bencana untuk memperkuat kesiapsiagaan tujuh kalurahan menghadapi ancaman bencana kini bersama.
‎
‎Penyerahan bantuan berlangsung Sabtu (08/08/2026), bersama Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata, sebagai penguatan kapasitas relawan tingkat kelurahan setempat secara berkelanjutan.
‎
‎Eko Suwanto menegaskan kesiapsiagaan masyarakat harus terus dilakukan karena ancaman bencana dapat muncul kapan saja tanpa peringatan sebelumnya secara berkelanjutan bagi masyarakat.
‎
‎“Kesiapsiagaan masyarakat untuk hadapi situasi dampak bencana penting selalu dikerjakan,” ujar Eko Suwanto dalam kesempatan tersebut, lanjutnya kepada wartawan yang hadir.
‎
‎Eko menyampaikan apresiasi kepada BPBD DIY yang memfasilitasi peralatan penanggulangan bencana untuk mendukung terwujudnya Yogyakarta tangguh menghadapi berbagai ancaman ke depan bersama masyarakat.
‎
‎Sebanyak tujuh kelompok menerima hibah, yakni Kaltana Demangan, Kaltana Kotabaru, Kaltana Rejowinangun, FPRB Semaki, Kaltana Gunungketur, Kaltana Wirobrajan, FPRB Panembahan dan Panembahan.
‎
‎Peralatan yang disalurkan mencakup genset, tenda, angkong, kabel listrik, sarung tangan, jas hujan, helm safety, sepatu boot, parang, linggis dan peralatan tambahan.
‎
‎Selain itu, bantuan mencakup chainsaw, sekop, dan lampu tembak untuk menunjang operasional relawan ketika melakukan mitigasi maupun penanganan darurat kebencanaan secara optimal.
‎
‎Agustinus Ruruh Haryata menegaskan relawan merupakan garda terdepan penanggulangan bencana, sementara pemerintah menjadi unsur pendukung dalam menghadapi situasi darurat bersama masyarakat setempat.
‎
‎“Garda terdepan di dalam penanggulangan bencana adalah teman-teman relawan dengan backup kami di pemerintah,” kata Agustinus Ruruh Haryata dalam situasi darurat.
‎
‎Menurut Agustinus, bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi pemerintah kepada masyarakat agar konsisten menjaga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana secara berkelanjutan bersama-sama.
‎
‎Eko juga mendorong pemerintah daerah mengambil langkah konkret mengantisipasi kekeringan yang berpotensi melanda DIY dan mengganggu kehidupan masyarakat luas semakin serius ke depan.
‎
‎“Potensi ancaman ini memerlukan kewaspadaan tinggi serta kolaborasi lintas sektor agar masyarakat terlindungi dari dampak buruk kekeringan,” tegas Eko kepada wartawan.
‎
‎Kepala BMKG Satklim DIY Mamenun menyebut kondisi iklim saat ini perlu mendapat perhatian serius karena musim kemarau memasuki dasarian ketiga secara berkala.
‎
‎Mamenun memaparkan potensi fenomena El Nino diprediksi mencapai puncak hingga kategori sangat kuat, sehingga kewaspadaan dan koordinasi harus ditingkatkan sejak dini lagi.
‎
‎BMKG mencatat kekeringan nasional pernah terjadi pada 2015, 2019, dan 2023, sementara curah hujan DIY kini sangat rendah pada periode ini sekarang.
‎
‎Puncak musim kemarau DIY diperkirakan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2026, sehingga mitigasi lintas sektor perlu segera diperkuat secara cepat.
‎
‎Pada sektor pangan, pemerintah dan petani didorong menyesuaikan jadwal tanam serta memilih varietas tanaman tahan kering menghadapi ancaman kekurangan air dan adaptif.
‎
‎Pengelolaan sumber daya air perlu diarahkan pada revitalisasi waduk, perbaikan irigasi, efisiensi energi, pencegahan kebakaran, perlindungan kesehatan masyarakat, optimalisasi garam secara berkelanjutan.
‎
‎Eko menekankan anggaran kebencanaan harus memadai dan proporsional agar pemerintah memiliki fleksibilitas fiskal merespons ancaman secara cepat dan terukur di tingkat daerah.(waw)

Berita Terkait

HUT ke-9, Satoria Hotel Yogyakarta Gelar Beragam Kegiatan untuk Masyarakat
Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Sleman, Danang Tekankan Pentingnya Persatuan
Jogja Genap 270 Tahun, Oktober Bakal Dipenuhi Event Spektakuler
Genap 9 Tahun, Satoria Hotel Yogyakarta Usung Semangat “Together We 9row”
Hadir di Alun-Alun Paseban, Truck Pedas Bolosego Tuai Perhatian Netizen
Kemarau Melanda, GPM Sleman Kawal Distribusi Bantuan Air ke Mushola
Korps Kadet Republik Indonesia Resmi Diluncurkan, Dorong Karakter dan Kepemimpinan Siswa
Terbit Perpres 8/2026, Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme Menuju Terorisme

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:59 WIB

HUT ke-9, Satoria Hotel Yogyakarta Gelar Beragam Kegiatan untuk Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Sleman, Danang Tekankan Pentingnya Persatuan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Jogja Genap 270 Tahun, Oktober Bakal Dipenuhi Event Spektakuler

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Genap 9 Tahun, Satoria Hotel Yogyakarta Usung Semangat “Together We 9row”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Hadir di Alun-Alun Paseban, Truck Pedas Bolosego Tuai Perhatian Netizen

Berita Terbaru

Nasional

Kemendagri dan KemenPU Satukan SIPD dengan SIPASTI-Pemda

Kamis, 1 Okt 2026 - 17:06 WIB