Joglo Resto Njeron Beteng Buka Jalan Kemandirian bagi Mahasiswa Asal NTT
JABAROKENEWS.COM, JOGJA – Joglo Resto Njeron Beteng menunjukkan kepedulian kepada mahasiswa asal NTT bernama Fay dan Fidi dengan memberikan pekerjaan agar tetap mampu melanjutkan kuliahnya di Yogyakarta secara mandiri.
Pemilik Joglo Resto Njeron Beteng, Stevie S.W., mengatakan keputusan tersebut berawal dari pesan yang membuatnya tertarik membantu keluarga korban bencana di NTT.
Stevie mengaku tersentuh mengetahui kondisi keluarga mahasiswa tersebut yang sedang menghadapi cobaan akibat bencana alam yang melanda wilayah NTT dalam waktu terakhir.
“Ya, saya dichat, tertarik sekali,” ujar Stevie ketika menceritakan awal kepeduliannya terhadap mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta kini bersama tersebut.
Mahasiswa tersebut diketahui masih kuliah jurusan Akuntansi di Universitas Widya Mataram, Yogyakarta, sambil menghadapi kondisi keluarga yang membutuhkan dukungan lebih dan perhatian.
Stevie kemudian menawarkan kesempatan bekerja agar mahasiswa itu mempunyai penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selama berada di Yogyakarta tanpa membebani keluarga.
“Saya membutuhkan, ingin mengangkat dia untuk mengisi waktu dia, untuk membantu kehidupan dia sehari-hari di Jogja,” kata Stevie, Selasa (25/8/2026) sore.
Kesempatan tersebut diwujudkan dengan menerima mahasiswa itu sebagai waitress di Joglo Resto Njeron Beteng, sehingga dapat bekerja sembari menyelesaikan studinya dengan tenang.
Menurut Stevie, langkah sederhana tersebut diharapkan mampu meringankan beban mahasiswa yang tidak ingin bergantung pada kiriman orang tua dari NTT setiap bulan.
“Saya terima sebagai waitress-nya di Joglo Resto Njeron Beteng,” tegas Stevie saat menjelaskan bentuk dukungan yang diberikan kepada mahasiswa tersebut secara langsung.
Stevie mengatakan pihak restoran memang berupaya mengoptimalkan kesempatan kerja bagi warga yang benar-benar membutuhkan bantuan, terutama mereka yang menghadapi kesulitan ekonomi keluarga.
“Kebetulan kami mengoptimalkan warga yang betul-betul membutuhkan,” ungkap Stevie, menegaskan komitmen sosial restoran kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial dan nyata bagi.
Menurutnya, membantu mahasiswa tersebut bukan sekadar menyediakan pekerjaan, tetapi juga memberikan ruang agar dirinya tetap produktif selama menghadapi kondisi keluarga yang sulit.
Stevie berharap penghasilan dari pekerjaan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga mahasiswa itu bisa lebih tenang menjalani aktivitas perkuliahan tanpa tekanan.
“Harapan saya, sedikit banyak bisa membantu kehidupan sehari-hari,” tutur Stevie mengenai alasan dirinya memberikan kesempatan kerja tersebut kepada mahasiswa yang membutuhkan bantuan.
Stevie menilai dukungan pekerjaan dapat membuat mahasiswa lebih mandiri, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kiriman keluarga yang sedang menghadapi cobaan berat di NTT.
“Sehingga dia tidak tergantung dari kiriman orang tua,” kata Stevie, berharap bantuan tersebut memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa selama kuliah di Yogyakarta.
Selain memperoleh penghasilan, mahasiswa itu tetap mendapatkan kesempatan menyelesaikan pendidikan tanpa harus mengabaikan kebutuhan hidup selama tinggal dan belajar di Yogyakarta, kuliah.
“Bisa dengan tenang untuk menyelesaikan studinya,” ujar Stevie, menutup harapannya terhadap masa depan mahasiswa yang kini bekerja di restorannya dengan penuh semangat.
Kepedulian Joglo Resto nJeron Beteng menjadi contoh dukungan sederhana namun bermakna, ketika dunia pendidikan dan kepedulian sosial berjalan bersama membantu sesama nyata. (waw)

