Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja, UMY Career Fair 2026 Gandeng 20 Perusahaan

JABAROKENEWS.COM, Yogyakarta – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus memperkuat kesiapan mahasiswa dan alumni menghadapi persaingan dunia kerja melalui UMY Career Fair 2026. Digelar pada Jumat–Sabtu (28–29/8/2026), kegiatan ini tidak hanya membuka akses terhadap peluang kerja, tetapi juga membekali mahasiswa dan alumni dengan wawasan karier serta mempertemukan talenta muda dengan kebutuhan dunia industri.

Pembukaan UMY Career Fair 2026 berlangsung di Amphitheater Gedung E8 Djarnawi Hadikusumo UMY, Jumat (28/8). Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari dengan sejumlah agenda yang dirancang untuk memperkuat kesiapan peserta memasuki dunia profesional.

Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada career talkshow yang menghadirkan perspektif dari sejumlah pihak yang bersentuhan langsung dengan dunia kerja. Sementara itu, hari kedua, Sabtu (29/8), menghadirkan company exhibition atau job fair di lantai dasar Masjid K.H. Ahmad Dahlan UMY.

Sebanyak 20 perusahaan dari berbagai sektor berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Sejumlah perusahaan juga membuka kesempatan rekrutmen sehingga mahasiswa, alumni, dan pencari kerja dapat memperoleh akses langsung terhadap peluang karier yang tersedia. Informasi penyelenggaraan yang dipublikasikan sebelum kegiatan juga menyebut adanya agenda on-the-spot recruitment, career coaching, dan lokakarya pengembangan karier.

Persaingan Kerja Menuntut Kompetensi Lebih Kuat

Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Karir UMY, Zain Maulana, S.IP., M.A., Ph.D., mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai salah satu upaya universitas untuk mempersiapkan mahasiswa dan alumni menghadapi pasar kerja yang semakin kompetitif.

“Kegiatan ini kami rancang untuk memfasilitasi mahasiswa dan alumni agar siap bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujar Zain.

Menurutnya, tantangan memasuki dunia kerja semakin besar seiring dengan tingginya jumlah lulusan perguruan tinggi setiap tahun. UMY sendiri meluluskan sekitar 5.500 hingga 6.000 mahasiswa per tahun dengan jumlah mahasiswa aktif sekitar 22.000–24.000 orang.

Kondisi tersebut menggambarkan bahwa persaingan mendapatkan pekerjaan tidak hanya terjadi di antara lulusan dari satu perguruan tinggi, tetapi juga melibatkan lulusan dari berbagai perguruan tinggi dengan latar belakang kompetensi yang beragam.

Karena itu, mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak sebelum lulus dengan meningkatkan kualifikasi, keterampilan, dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Persaingan di dunia kerja akan semakin keras, semakin sempit. Jadi, perlu peningkatan kualifikasi, skill, dan kemampuan-kemampuan apa saja yang dibutuhkan untuk bisa bersaing di dunia kerja tersebut,” jelas Zain.

Tak Sekadar Mencari Lowongan Kerja

UMY Career Fair 2026 juga diarahkan agar mahasiswa tidak sekadar datang untuk mencari informasi lowongan pekerjaan. Melalui career talkshow dan pembekalan karier, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami kompetensi yang dibutuhkan perusahaan, proses rekrutmen, hingga strategi pengembangan karier.

Zain berharap mahasiswa dapat memanfaatkan perspektif dan pengalaman para praktisi untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia profesional.

“Kami berharap para narasumber bisa memberikan perspektif, insight, dan sharing pengalaman bagaimana mahasiswa dan generasi muda tidak hanya mampu bersaing, tetapi bisa berprestasi di dunia kerja nanti,” katanya.

Pendekatan tersebut relevan dengan kebutuhan lulusan saat ini. Pengembangan kesiapan karier tidak hanya berkaitan dengan pencarian lowongan, tetapi juga mencakup peningkatan kompetensi, pengalaman profesional, pemahaman terhadap kebutuhan perusahaan, serta kemampuan beradaptasi ketika memasuki lingkungan kerja.

Pertemukan Talenta Muda dengan Kebutuhan Industri

Selain menjadi sarana pengembangan karier, penyelenggaraan job fair juga menjadi jembatan antara perguruan tinggi dan dunia industri. Perusahaan dapat memperoleh akses terhadap calon tenaga kerja, sementara mahasiswa dan alumni dapat mengenali secara langsung kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan.

UMY Career Fair 2026 menghadirkan 20 perusahaan dari sektor BUMN maupun swasta. Pemberitaan pada hari pembukaan juga mengonfirmasi bahwa perusahaan-perusahaan tersebut menyediakan peluang kerja bagi alumni dan pencari kerja.

Bagi UMY, keterhubungan dengan dunia industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi transisi dari dunia pendidikan menuju dunia profesional. Interaksi langsung dengan perusahaan juga dapat membantu mahasiswa memahami bahwa kesiapan kerja tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik, tetapi juga keterampilan, pengalaman, karakter, dan kemampuan beradaptasi.

Melalui UMY Career Fair 2026, universitas berharap mahasiswa dan alumni tidak hanya mampu memperoleh pekerjaan setelah lulus, tetapi juga memiliki kesiapan untuk berkembang, berprestasi, dan membangun karier secara berkelanjutan di tengah perubahan dunia kerja. (lsi)

Sumber : Humas Umy