Talenta Vokasi Indonesia Ukir Prestasi di WSC Shanghai 2026, Raih 9 Penghargaan

Selasa, 29 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

erwakilan talenta vokasi Indonesia bentangkan bendera Merah Putih di podium usai meraih penghargaan pada ajang WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026 di Republik Rakyat Tiongkok, 22–27 September 2026. Kontingen Indonesia berhasil memboyong sembilan penghargaan yang terdiri dari satu medali perak, dua medali perunggu, serta enam Medal for Excellence.

erwakilan talenta vokasi Indonesia bentangkan bendera Merah Putih di podium usai meraih penghargaan pada ajang WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026 di Republik Rakyat Tiongkok, 22–27 September 2026. Kontingen Indonesia berhasil memboyong sembilan penghargaan yang terdiri dari satu medali perak, dua medali perunggu, serta enam Medal for Excellence.

JABAROKENEWS.COM, Jakarta — Talenta vokasi Indonesia meraih sembilan penghargaan pada WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026 dan menduduki peringkat 19 dari 49 negara dan wilayah peserta.

Sembilan penghargaan tersebut terdiri atas satu medali perak, dua medali perunggu, dan enam Medal for Excellence. Medali perak diraih Edsel Parama Mustapa pada bidang Software Applications Development. Dua medali perunggu diraih Fatima Rani Al Husna Prameswara pada bidang Restaurant Service dan Rash Asyari Amyris Thalib pada bidang IT Network Systems Administration.

Enam Medal for Excellence diraih Novanda Putra Widya Ardhi (Electronics); Andi Ahmad Yusup (Web Technologies); Galang Zaki Arkana (Industrial Control); Reno Surya Permana dan Rouf Aufa Rifqi (Mechatronics); Togar Andreas Silaban (Refrigeration and Air Conditioning); serta Eka Anwar Fauzi (Automobile Technology).

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Sukro Muhab menyampaikan bahwa keikutsertaan di WSC menjadi kesempatan bagi talenta vokasi untuk menguji kemampuan secara langsung. “Talenta vokasi kita berkompetisi dengan peserta dari berbagai negara dan menghadapi standar kerja serta penilaian yang berlaku di tingkat dunia,” ujar Sukro melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (29/9/2026).

WSC ke-48 berlangsung pada 22–27 September 2026 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok. Kompetisi ini diikuti lebih dari 1.400 peserta.

Indonesia mengirimkan 20 kompetitor pada 17 bidang keahlian. Sebelum berangkat, mereka menjalani seleksi dan pembinaan, termasuk melalui Training Center di sejumlah pusat pelatihan dan institusi pendidikan. Salah satunya di BBPVP Bekasi untuk bidang Refrigeration and Air Conditioning dan Electronics.

Kementerian Ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) turut membina kontingen bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mitra industri, serta lembaga pendidikan.

Menurut Sukro, pengalaman di WSC juga menjadi bahan pembelajaran bagi pengembangan pelatihan vokasi di Indonesia, terutama dalam melihat tuntutan kompetensi, teknologi, presisi, dan kualitas kerja.

Sebagai tindak lanjut, ragam test project dan kriteria penilaian WSC Shanghai 2026 akan diadopsi ke dalam pembaruan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Peralatan workshop di BBPVP/BPVP dan unit sekolah kejuruan juga akan dimodernisasi.

Sukro menyebut, ke depan Kemnaker akan menyiapkan keikutsertaan di WSC secara lebih dini dan matang dengan berkoordinasi bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Seleksi tingkat nasional direncanakan berlangsung satu tahun sebelum kompetisi. Kemnaker juga akan berupaya menyelaraskan persiapan WSC dengan selain Training Centre juga Talent Innovation Hub (gla).

Sumber : Biro Humas Kemnaker

Berita Terkait

Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Bekasi, Dekranasda Usung Konsep Berkelanjutan
Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Lampung, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Mendunia
Indonesia Asri Society Resmi Berdiri, Bawa Gagasan Pembangunan Berkelanjutan
Teknisi Ponsel Dituntut Adaptif di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi
Mulai 28 September, Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra Program Magang Nasional
Wamenaker Afriansyah Noor: Teknisi Ponsel Harus Tingkatkan Kompetensi Hadapi Perubahan Teknologi
Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Seniman dan Politikus
Gubernur Herman Deru Hadiri Pembukaan Kriyanusa 2026, Dukung Promosi Kerajinan Sumsel

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:51 WIB

Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Bekasi, Dekranasda Usung Konsep Berkelanjutan

Senin, 28 September 2026 - 10:53 WIB

Kriyanusa 2026 Jadi Panggung Kriya Lampung, Batin Wulan Dorong Produk Lokal Mendunia

Senin, 28 September 2026 - 09:14 WIB

Indonesia Asri Society Resmi Berdiri, Bawa Gagasan Pembangunan Berkelanjutan

Minggu, 27 September 2026 - 15:03 WIB

Teknisi Ponsel Dituntut Adaptif di Tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi

Minggu, 27 September 2026 - 14:45 WIB

Mulai 28 September, Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra Program Magang Nasional

Berita Terbaru

Yogyakarta

GKR Bendara Kembali Dipercaya Pimpin DPD PUTRI DIY hingga 2030

Selasa, 29 Sep 2026 - 16:12 WIB