Hadapi Musim Hujan, Sleman Perkuat Kesiapsiagaan Infrastruktur Pengendali Banjir

Kamis, 8 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JABAROKENEWS.COM, ‎SLEMAN – Sleman bersiap menghadapi musim hujan dengan mengerahkan jajaran PUPKP untuk memastikan saluran air, drainase, irigasi, dan infrastruktur pengendali banjir siap digunakan setiap saat.
‎
Bupati Sleman Harda Kiswaya menghadiri apel besar kesiapsiagaan di Kantor Dinas PUPKP Sleman, Kamis pagi, bersama pejabat dan petugas lapangan Dinas PUPKP Sleman.
‎
Harda mengapresiasi kerja jajaran PUPKP yang dinilainya membuat pelayanan infrastruktur Kabupaten Sleman terus membaik dan perlu dipertahankan terus secara berkelanjutan menjelang musim hujan.
‎
Menurut Harda, kesiapan petugas menjadi kunci agar hujan deras tidak langsung berubah menjadi persoalan banjir di berbagai wilayah Kabupaten Sleman nantinya secara luas.
‎
“Pelayanan di Kabupaten Sleman saat ini alhamdulillah berkat kerja keras penjenengan. Peran PU betul-betul harus tanggap,” tegas Harda dalam arahannya kepada jajaran PUPKP.
‎
“Bagaimana caranya besok kalau hujan deras, tidak ada banjir di Sleman,” lanjutnya saat memberikan arahan kepada petugas lapangan untuk kesiapsiagaan menghadapi hujan mendatang.
‎
Harda meminta tim lapangan membersihkan pendangkalan drainase serta segera memperbaiki jaringan irigasi dan sumber daya air yang mengalami kerusakan sebelum hujan secara berkala.
‎
Selain infrastruktur, Harda menekankan integritas aparatur dan peningkatan kualitas pelayanan publik tanpa pungutan tambahan di luar ketentuan yang berlaku demi pelayanan publik optimal.
‎
Ia menegaskan akan mendampingi serta melindungi pegawai yang bekerja jujur, ikhlas, dan sesuai aturan ketika menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara profesional juga.
‎
Memasuki musim hujan, Harda juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan saling mengingatkan agar sampah tidak menyumbat saluran air sekitar permukiman secara bersama.
‎
“Ojo buang sampah sembarangan, lebih-lebih di tempat-tempat drainase,” ujar Harda, mengingatkan masyarakat tentang dampak sampah terhadap kelancaran aliran air hujan di lingkungan sekitar.
‎
Ia menilai kesiapan infrastruktur berkaitan langsung dengan kemampuan daerah mengalirkan air hujan sehingga potensi genangan dan banjir dapat diantisipasi sejak awal oleh petugas.
‎
“Saya mengingatkan kita semuanya untuk hati-hati menghadapi musim hujan yang akan datang,” kata Harda saat memberikan arahan kepada seluruh petugas lapangan secara langsung.
‎
Sementara itu, Kepala Dinas PUPKP Sleman Sukarmin memaparkan perkiraan BMKG mengenai waktu dimulainya musim hujan di Kabupaten Sleman yang diperkirakan datang bertahap nantinya.
‎
Menurut Sukarmin, Sleman bagian utara diprediksi mulai diguyur hujan pada akhir November, sedangkan wilayah tengah hingga selatan diperkirakan mulai hujan pada awal Desember.
‎
Perbedaan perkiraan waktu tersebut menjadi perhatian jajaran PUPKP untuk memperkuat pemantauan saluran air berdasarkan kondisi wilayah masing-masing secara berkala menjelang musim hujan mendatang.
‎
Sukarmin menginstruksikan ketua tim, kelompok, dan pengawas bidang rutin memantau saluran air yang berpotensi mengalami sedimentasi tinggi maupun tumpukan sampah di seluruh wilayah.
‎
Pemantauan dilakukan sebagai langkah pencegahan agar tumpukan material tidak menghambat aliran air dan memicu luapan, terutama pada kawasan sekitar jembatan setempat secara intensif.
‎
Langkah antisipasi diharapkan membuat jajaran PUPKP lebih cepat menemukan persoalan, kemudian melakukan penanganan sebelum hujan deras memicu gangguan layanan publik di titik rawan.
‎
Melalui apel besar, Sleman menegaskan kesiapsiagaan musim hujan membutuhkan kerja petugas, integritas pelayanan, serta kepedulian masyarakat menjaga lingkungan secara berkelanjutan bersama warga setempat. (ady)

Berita Terkait

Lima Lurah Hasil PAW Resmi Dilantik, Harda Kiswaya Minta Hapus Kubu
WJNC ke-10 Digelar Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Jalanan Yogyakarta
Seni Budaya Nusantara Semarakkan Gelaran Nuswantoro Pra-WJNC 2026
Pelaku UMKM Terdampak Bencana dan Pandemi Datangi BRI, Minta Solusi Pembayaran
Teater Boneka Prancis Hadir di Yogyakarta, Suguhkan Kisah Persahabatan Lintas Budaya
Wisuda 176 Lulusan, Rektor UWM Dorong Alumni Adaptif dan Melek Teknologi
WJNC 2026 Berakhir, Petugas Kebersihan Kembalikan Malioboro ke Kondisi Bersih
Malioboro Bergemuruh, WJNC 2026 Hadirkan Spektakel Budaya Nusantara

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Lima Lurah Hasil PAW Resmi Dilantik, Harda Kiswaya Minta Hapus Kubu

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:01 WIB

WJNC ke-10 Digelar Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Jalanan Yogyakarta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Seni Budaya Nusantara Semarakkan Gelaran Nuswantoro Pra-WJNC 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Hadapi Musim Hujan, Sleman Perkuat Kesiapsiagaan Infrastruktur Pengendali Banjir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pelaku UMKM Terdampak Bencana dan Pandemi Datangi BRI, Minta Solusi Pembayaran

Berita Terbaru