Hadapi Dampak Kabut Asap Karhutla, Lidyawati Dorong Peran Aktif Organisasi Wanita

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, PALEMBANG – Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Selatan, Lidyawati Cik Ujang, mendorong organisasi wanita di Sumsel untuk aktif mengedukasi masyarakat dalam menjaga kesehatan dan ketahanan keluarga di tengah dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Selatan menjadi perhatian serius BKOW Sumsel. Menurut Lidyawati, sebagai wadah berhimpunnya organisasi wanita di Sumsel, BKOW memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat, khususnya kaum perempuan, dalam menghadapi dampak karhutla.

Lidyawati mengatakan, perempuan memegang peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan keluarga. Ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap, ibu menjadi salah satu pihak yang paling merasakan dampaknya terhadap anak dan anggota keluarga lainnya.

“Sebagai wadah organisasi wanita di Sumsel, BKOW Sumsel bertugas mendampingi masyarakat dalam menjaga kesehatan dan ketahanan keluarga dalam mengatasi dampak karhutla,” ujar Lidyawati di Gedung Perjuangan Wanita, Kamis (8/10/2026).

Ia juga menekankan pentingnya edukasi mengenai penggunaan alat pelindung diri yang tepat, terutama untuk melindungi saluran pernapasan dari paparan asap. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah menggunakan masker standar, bukan sekadar masker kain biasa.

“Di antaranya dengan menggunakan masker standar untuk melindungi pernapasan, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan lansia yang rentan terpapar ISPA akibat asap,” jelasnya.

Selain penggunaan masker, Lidyawati mengajak seluruh organisasi wanita yang tergabung dalam BKOW untuk aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga daya tahan tubuh, memperbanyak konsumsi air putih, menjaga kebersihan lingkungan rumah, serta membatasi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap tebal.

Melalui langkah edukasi tersebut, Lidyawati berharap kewaspadaan masyarakat semakin meningkat. Upaya ini sekaligus diharapkan dapat memperkuat ketahanan keluarga di Sumatera Selatan dalam menghadapi dampak karhutla. (lsi)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Teknologi Pemadaman Brasil Diuji di Lahan Terbakar Banyuasin
Kemiskinan di Sumsel Turun Jadi 9,50 Persen, Sekda Edward Candra: Masih Ada 869,97 Ribu Warga Miskin
Hadapi Kondisi Sumsel, Herman Deru Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kebersamaan
Wagub Sumsel Tekankan Peran Strategis Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Daerah
Kabut Asap di Palembang, BKOW dan YJI Sumsel Salurkan Masker untuk Pengendara
Pemprov Sumsel Genjot Pembangunan Flyover, Herman Deru Pimpin Rapat Percepatan
Wamen LH dan Herman Deru Pimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla Sumsel
Herman Deru Tekankan Kelancaran Proyek TBB Kramasan di Sumatera Selatan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Teknologi Pemadaman Brasil Diuji di Lahan Terbakar Banyuasin

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Kemiskinan di Sumsel Turun Jadi 9,50 Persen, Sekda Edward Candra: Masih Ada 869,97 Ribu Warga Miskin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Hadapi Kondisi Sumsel, Herman Deru Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kebersamaan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Wagub Sumsel Tekankan Peran Strategis Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Hadapi Dampak Kabut Asap Karhutla, Lidyawati Dorong Peran Aktif Organisasi Wanita

Berita Terbaru

Yogyakarta

FKPPAI DIY Angkat Warisan Leluhur dan Budaya Nusantara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:19 WIB