Sleman Gaspol 2026! Program “Dalane Alus Padang” Siap Bikin Jalan Mulus dan Terang Benderang

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jogja – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Jumpa Pers bertema “Sleman Dalane Alus lan Padang” pada Selasa (13/10/2026).
‎
‎Dua narasumber utama hadir yaitu Kepala DPUPKP Sukarmin, ST, M.T. dan Kepala Dinas Perhubungan Heri Kuntadi, A.P, M.T.
‎
‎”Tema ini wujud komitmen kami mewujudkan jalan mulus dan penerangan memadai,” tegas Sukarmin membuka jumpa pers.
‎
‎Menurut data DPUPKP, kebutuhan APJ Ruas Jalan Kabupaten sampai 2026 mencapai 18.341 titik. Yang sudah terbangun baru 9.020 titik atau 49,18 persen.
‎
‎”Artinya masih kurang 9.321 titik untuk ruas jalan kabupaten,” jelas Sukarmin merinci kekurangan infrastruktur penerangan jalan.
‎
‎Jika ditambah kekurangan APJ jalan nasional 572 titik dan provinsi 873 titik, maka total kekurangan APJ di Sleman mencapai 10.766 titik.
‎
‎Untuk APJ Permukiman, kebutuhannya jauh lebih besar. Dengan asumsi 20 lampu per RT dari 7.548 RT, dibutuhkan 150.960 titik lampu.
‎
‎”Yang tersedia baik swadaya maupun pemerintah baru 78 ribu. Jadi masih kurang 72.960 titik,” ungkap Sukarmin.
‎
‎Pemerintah tidak tinggal diam. Anggaran pembangunan dan pemeliharaan APJ terus ditingkatkan dari tahun 2025 sampai 2027.
‎
‎”Untuk pembangunan 2025 Rp19,1 M, 2026 Rp21,6 M, 2027 Rp30,6 M. Pemeliharaan juga naik jadi Rp7,8 M di 2027,” rinci Sukarmin.
‎
‎Tahun 2026 jadi tahun progresif. Direncanakan penambahan APJ Permukiman sebanyak 3.952 titik dari sebelumnya 1.996 titik di 2025.
‎
‎Selain itu, anggaran pemeliharaan lampu 2026 dialokasikan Rp6,7 Miliar untuk memastikan penerangan tetap menyala.
‎
‎Rencana 2027 juga sudah disiapkan. Akan dibangun APJ ruas jalan 444 titik dan APJ Permukiman 3.437 titik.
‎
‎”Kami prioritaskan penggantian lampu yang mati dengan lampu LED hemat energi,” kata Sukarmin terkait efisiensi anggaran.
‎
‎Pemeliharaan dilakukan 4 tim kerja. Tiga tim bertugas pagi sampai siang, satu tim sore sampai malam. Minggu hanya satu tim.
‎
‎”Prioritas perbaikan adalah kerusakan berbahaya seperti kabel putus, tiang roboh, dan tiang nyetrum,” tegasnya soal standar pelayanan.
‎
‎Perbaikan juga diprioritaskan di ruas rawan kecelakaan dan tindak kriminalitas, jalur evakuasi bencana, serta jalur utama ekonomi.
‎
‎Sepanjang 2026 sampai September, sudah 3.053 titik APJ diperbaiki. Angka ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merespons aduan warga.
‎
‎Penentuan lokasi pembangunan berdasarkan survei, pendataan, dan usulan masyarakat. Saat ini sedang dibuat pemetaan geospasial APJ lewat aplikasi.
‎
‎”Kami upayakan pembangunan merata, terutama di blank spot yang rawan kecelakaan,” ujar Sukarmin.
‎
‎Sementara itu, Kadishub Heri Kuntadi menekankan aspek “Dalane Padang” sangat penting untuk keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
‎
‎”Aduan terbanyak masuk lewat Hotline Dishub, Lapor Sleman, dan media sosial,” kata Heri. Ia meminta warga melampirkan foto dan lokasi.
‎
‎Dengan kolaborasi DPUPKP dan Dishub, Sleman menargetkan 2026 menjadi tahun perbaikan besar infrastruktur jalan dan penerangan.
‎
‎”Dalane Alus, Dalane Padang bukan sekadar slogan. Ini kebutuhan dasar warga,” pungkas Heri menutup jumpa pers.(ady)

Berita Terkait

Prof. Zuly Qodir: Mazhab UMY Diharapkan Perkaya Diskursus Sistem Hukum Indonesia
Bedah Buku di UMY, King Faisal Sulaiman Gagas Pembaruan Sistem Hukum Pancasila
Demi Kesiapan dan Keamanan Warga, Pemkab Sleman Pacu Pemasangan 10.766 Lampu Jalan
Layangkan Tuntutan Hukum, Paguyuban Warga Madura Jogja Minta Kriminalisasi Pengurus Dihentikan
Antisipasi Penurunan Anggaran, Lurah Margorejo Susun Langkah Strategis Demi Keberlanjutan Pembangunan
Melihat Sejarah dari Perspektif Berbeda, Pameran Trinetra Resmi Digelar di Jogja!
Dekatkan Pelayanan kepada Masyarakat, Pemkot Jogja Hadirkan Festival Layanan Publik di Titik Nol
Gandeng Kustomfest 2026, Pemkot Yogyakarta Galang Donasi Rp1 Miliar Lewat Charity Ride for 270

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Prof. Zuly Qodir: Mazhab UMY Diharapkan Perkaya Diskursus Sistem Hukum Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Bedah Buku di UMY, King Faisal Sulaiman Gagas Pembaruan Sistem Hukum Pancasila

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Demi Kesiapan dan Keamanan Warga, Pemkab Sleman Pacu Pemasangan 10.766 Lampu Jalan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Layangkan Tuntutan Hukum, Paguyuban Warga Madura Jogja Minta Kriminalisasi Pengurus Dihentikan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Antisipasi Penurunan Anggaran, Lurah Margorejo Susun Langkah Strategis Demi Keberlanjutan Pembangunan

Berita Terbaru