Home / Tak Berkategori

Harga Jagung dan Telur Tinggi, Mendagri Jelaskan Sejumlah Langkah Pengendalian

Senin, 29 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FAJARLAMPUNG.COM – Jakarta, Kenaikan harga telur yang cukup tinggi saat ini masih menjadi perhatian pemerintah pusat. Hal ini diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian (Kemendagri) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2023 yang digelar secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (29/5/2023).

Dalam paparannya Mendagri mengatakan ada berbagai macam faktor yang menyebabkan kenaikan harga telur ayam ras. Salah satunya, adalah naiknya harga pakan ayam terutama jagung. “Kenaikan telur ayam ras tadi dua masalahnya adanya kenaikan demand permintaan karena adanya kegiatan hajatan, yang kedua adalah pakan ayam yang naik terutama jagung,” katanya.

Guna menstabilkan harga jagung, Mendagri menilai diperlukan rapat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mencari solusi terbaik sehingga dapat kembali normal. Selain rapat, dirinya juga mengimbau kepada pemerintah daerah (Pemda) agar memperhatikan distribusi hasil panen jagung. Hal ini penting diperhatikan karena saat ini masih ada beberapa wilayah yang mengalami defisit hasil panen jagung.

“Karena ini perlu ada upaya untuk menstabilkan harga jagung, daerah-daerah yang mungkin surplus itu bisa didorong untuk produksinya ke daerah yang minus (atau) defisit, entah melalui bantuan kementerian/lembaga pusat atau kerja sama antardaerah oleh para kepala daerah, dan pedagang jagung bisa dibantu mungkin subsidi transportasi dari Belanja Tidak Terduga, ini perlu kerja sama pusat dan daerah sekali lagi,” tegasnya.

Di lain sisi, Mendagri menegaskan, untuk menekan kenaikan harga telur pemerintah pusat khususnya Kementerian Perdagangan perlu memberikan dukungan terhadap kerja sama antardaerah. Bahkan, jika diperlukan pemerintah bisa mengeluarkan cadangan pangan. “Misalnya kalau telur ayam ras dan daging ayam ras naik karena pakannya yang naik, jagung harganya naik, cadangan Bulog kita bila perlu kita keluarkan,” ujarnya.

Hal ini perlu menjadi perhatian karena telur merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu, Mendagri menekankan agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan. “Pertama adalah telur ayam ras yang terjadi kenaikan selama enam bulan terakhir, dan ini perlu menjadi warning bagi kita, karena telur ayam ras ini adalah salah satu kebutuhan yang cukup mendasar yang turunannya banyak sekali,” tandas Mendagri.(Wan)

Sumber :Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Habis Karhutla Terbitlah Sawit, Pakar UMY Ingatkan Risiko Alih Fungsi Kawasan Lindung
Dugaan Korupsi BUKP Tegalrejo, Kejati DIY Tetapkan Tersangka dan Temukan Kerugian Rp2,7 Miliar
Potensi Budaya Sunda Digali, RW 14 Pekayon Jaya Diproyeksikan Jadi Kampung Tematik
Warga Terdampak Erupsi Merapi Terima Sertifikat Huntap dari Gubernur DIY
Saluran Air Menyempit, Tri Adhianto Tinjau Langsung Perumahan Mandosi Permai
Talud Bronjong Rampung, Tebing Kali Kuning Kini Lebih Kokoh
Kasus Keracunan MBG, KPH AKSI Desak Penanganan dan Pengusutan Secara Tuntas
Sambut Hari Batik, 1.001 Pembatik Padati Malioboro

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 09:12 WIB

Habis Karhutla Terbitlah Sawit, Pakar UMY Ingatkan Risiko Alih Fungsi Kawasan Lindung

Rabu, 30 September 2026 - 08:53 WIB

Dugaan Korupsi BUKP Tegalrejo, Kejati DIY Tetapkan Tersangka dan Temukan Kerugian Rp2,7 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 08:50 WIB

Potensi Budaya Sunda Digali, RW 14 Pekayon Jaya Diproyeksikan Jadi Kampung Tematik

Rabu, 30 September 2026 - 08:37 WIB

Warga Terdampak Erupsi Merapi Terima Sertifikat Huntap dari Gubernur DIY

Rabu, 30 September 2026 - 08:31 WIB

Saluran Air Menyempit, Tri Adhianto Tinjau Langsung Perumahan Mandosi Permai

Berita Terbaru