Dirjen Bina Adwil Kemendagri Yakini Forum GBC ke-43 Bakal Perkuat Peran KK SOSEK Malindo

Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FAJARLAMPUNG.COM – Jakarta, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA meyakini pertemuan General Border Committee (GBC) ke-43 bakal memperkuat peran Kelompok Kerja (KK) Sosial Ekonomi (SOSEK) Malaysia-Indonesia (Malindo). Hal itu disampaikan Safrizal saat menghadiri forum GBC ke-43 di Jakarta, Kamis (12/10/2023).

Pertemuan GBC Malindo merupakan forum tahunan yang digelar sebagai sarana memfasilitasi dialog kedua negara, khususnya dalam memajukan interaksi kerja sama di wilayah perbatasan.

“Dalam agenda GBC ke-43, Menhan Malaysia dan Menhan RI pada prinsipnya menyinggung peran SOSEK Malindo dalam penguatan pertahanan dan bina kewilayahan sesuai dengan tugas Bina Adwil,” kata Safrizal.

Safrizal yang juga Ketua KK SOSEK Indonesia menyampaikan apresiasi atas capaian kerja sama SOSEK Malindo selama ini. Kolaborasi yang terjalin itu diyakini telah memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-Malaysia di bidang sosial-ekonomi di kawasan perbatasan, salah satunya dalam hal fasilitasi perdagangan dan aktivitas ekonomi.

“Dalam pertemuan pada 10 Agustus 2023 di Malaysia, Kelompok Kerja Sosial Ekonomi membahas solusi terbaik dalam menghadapi setiap permasalahan di wilayah perbatasan kedua negara sekaligus upaya meningkatkan kerja sama sosial ekonomi kedua negara,” ungkapnya.

Safrizal menyebutkan, pada persidangan sebelumnya telah dilakukan evaluasi laporan kemajuan bersama forum-forum di bawah GBC, baik di bidang operasi maupun non-operasi. Hal ini juga termasuk hasil-hasil dari pertemuan kelompok kerja yang salah satunya adalah KK SOSEK Malindo. Sidang tersebut membahas program-program pembangunan kawasan perbatasan. Selain itu, pertemuan ini juga menyepakati review Border Crossing Agreement (BCA) dan Border Trade Agreement (BTA).

“Pada GBC ke-43 juga diluncurkan buku 50 tahun Malindo yang memuat jejak GBC antara dua negara sahabat,” kata Safrizal.

Dalam pertemuan GBC ke-43 ini, delegasi Indonesia dipimpin oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, sementara delegasi Malaysia dipimpin Menteri Pertahanan Malaysia Dato’ Seri Utama Haji Mohamad Bin Haji Hasan.

Peran Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Adwil Kemendagri di GBC yakni mengikuti persidangan khas/khusus JKK/KK SOSEK Malindo. Hal ini sebagai salah satu upaya dalam mempererat hubungan kedua negara dan menjaga komunikasi dalam bidang kerja sama sosial ekonomi Indonesia-Malaysia.

Melalui forum GBC, kedua negara dapat menentukan pembahasan kerja sama perbatasan sosial ekonomi kedua negara pascapenandatanganan Defence Cooperation Agreement. Safrizal menilai, upaya tersebut juga penting untuk dilihat melalui perspektif multi approach.(wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Wiyagus Percepat Pembentukan Desa Siaga TBC di Kebumen
Hadiri ORDIK UM Surabaya, Bima Arya Tekankan Pentingnya Karakter di Era Global
Mende Rilis “Kamu Tunggu Aku”, Suguhkan Kisah Penuh Kerinduan
Kemnaker Tetapkan Peserta MagangHub 2026 Batch 2 Angkatan II, Magang Dimulai 21 September
Mendagri Tekankan Kehati-hatian Pemda dalam Penerbitan Obligasi Daerah
Kasus Gabriel, Kasat Reskrim dan 10 Penyidik Polres Tanjung Priok Diadukan ke Propam Polri
Tangani Karhutla, Mendagri Tekankan Pencegahan Pembakaran Baru
Wamendagri Bima Tekankan Peran Pemda dalam Percepatan Transisi Energi

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:17 WIB

Wamendagri Wiyagus Percepat Pembentukan Desa Siaga TBC di Kebumen

Rabu, 16 September 2026 - 12:08 WIB

Hadiri ORDIK UM Surabaya, Bima Arya Tekankan Pentingnya Karakter di Era Global

Rabu, 16 September 2026 - 10:27 WIB

Mende Rilis “Kamu Tunggu Aku”, Suguhkan Kisah Penuh Kerinduan

Rabu, 16 September 2026 - 10:21 WIB

Kemnaker Tetapkan Peserta MagangHub 2026 Batch 2 Angkatan II, Magang Dimulai 21 September

Selasa, 15 September 2026 - 18:50 WIB

Mendagri Tekankan Kehati-hatian Pemda dalam Penerbitan Obligasi Daerah

Berita Terbaru