Kepala BPSDM Kemendagri Tekankan Pentingnya Inovasi untuk Capai Tujuan Otonomi Daerah

Senin, 18 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKE.COM – Jakarta, Inovasi saat ini merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, karena memegang peranan besar untuk mencapai tujuan otonomi daerah.

Hal itu ditekankan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sugeng Hariyono dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengembangan Inovasi Daerah yang digelar secara daring pada Senin (18/3/2024).

Inovasi, imbuhnya, memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan daya saing, dan mempercepat pembangunan ekonomi daerah. Sugeng pun menyoroti pentingnya aturan yang mendukung inovasi, seperti yang dinyatakan dalam Pasal 389 Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) tidak dapat dipidana sekalipun pelaksanaan inovasi yang telah ditetapkan sebagai kebijakan pemerintah daerah tidak mencapai sasaran yang diharapkan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendorong inovasi yang berkelanjutan.

Selain itu, Sugeng menekankan agar pengembangan inovasi didasarkan pada kearifan lokal dan potensi unggulan daerah. Menurutnya, konsep replikasi, modifikasi, dan adaptasi inovasi dari tempat lain dapat menjadi strategi yang efektif, dengan catatan harus disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik daerah masing-masing.

Karena itu, harapannya setelah mengikuti diklat ini, para pemimpin daerah dapat mengimplementasikan materi yang diperoleh ke dalam rencana aksi konkret untuk meningkatkan inovasi di daerah masing-masing. Lebih jauh pimpinan daerah diharapkan dapat terus bergerak untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakatnya.

Sebagai informasi, diklat ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah daerah. Adapun materi yang diberikan mencakup manajemen strategis untuk pengembangan inovasi daerah, serta praktik-praktik terbaik dalam inovasi pelayanan publik.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Perkuat Penyaluran Bansos dengan Perluasan Agen Perlinsos
Mendagri Tito Lantik Edi Nurhabad, Pimpin Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP
Di Sesko AU, Wamendagri Bima Arya Dorong Penguatan Ketahanan Energi Nasional
Mendagri Dorong Percepatan Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan
Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Penanganan TBC di Sidoarjo
Wamendagri Bima Arya: SP4N-LAPOR! Harus Jadi Kanal Efektif Perbaiki Pelayanan Publik
Eliminasi TBC, Wamendagri Wiyagus Dorong Penguatan Upaya hingga Daerah
Talenta Vokasi Indonesia Ukir Prestasi di WSC Shanghai 2026, Raih 9 Penghargaan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:34 WIB

Mendagri Perkuat Penyaluran Bansos dengan Perluasan Agen Perlinsos

Rabu, 30 September 2026 - 15:21 WIB

Mendagri Tito Lantik Edi Nurhabad, Pimpin Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP

Rabu, 30 September 2026 - 11:52 WIB

Di Sesko AU, Wamendagri Bima Arya Dorong Penguatan Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 30 September 2026 - 07:52 WIB

Mendagri Dorong Percepatan Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan

Rabu, 30 September 2026 - 07:44 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Penanganan TBC di Sidoarjo

Berita Terbaru