Kepala BSKDN: Inovasi Daerah Harus Mengandung Pembaruan dan Beri Manfaat Nyata

Jumat, 13 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menegaskan, pentingnya inovasi daerah yang tidak hanya sekadar ide, tetapi harus mengandung pembaruan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal itu sesuai dengan kriteria inovasi yang disebutkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah.

“Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi dalam berinovasi, selain mengandung pembaruan dan manfaat, inovasi juga tidak mengakibatkan pembebanan atau pembatasan, merupakan kewenangan pemerintah daerah dan dapat direplikasi. Kelima kriteria ini yang selanjutnya dikembangkan menjadi dimensi berikut indikator dalam pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID),” ungkap Yusharto saat menerima audiensi yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Pemanfaatan Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut), di Command Center BSKDN, Kamis (12/9/2024).

Lebih lanjut, Yusharto mengatakan, selain memenuhi kriteria utama tersebut, dalam berinovasi Pemkab Minahasa Utara juga perlu menjunjung tinggi delapan prinsip penting dalam berinovasi. Ini meliputi prinsip efisiensi; efektivitas; perbaikan kualitas layanan; tidak menimbulkan konflik kepentingan; berorientasi pada kepentingan umum; dilakukan secara terbuka; memenuhi nilai kepatutan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Sempat jadi isu beberapa waktu lalu terkait beberapa nama inovasi yang kurang pantas, untuk itu penting bagi daerah memberikan nama [inovasi] sesuai dengan prinsip inovasi daerah yaitu memenuhi nilai kepatutan,” tegasnya.

Guna meningkatkan inovasi di Minahasa Utara, Yusharto membeberkan sejumlah strategi di antaranya mengoptimalkan pemanfaatan riset dan teknologi hingga membentuk forum replikasi. Dia menyoroti, forum replikasi dapat menjadi langkah paling efektif bagi Pemkab Minahasa Utara untuk meningkatkan inovasi secara cepat.

“Bapak/Ibu dapat memanfaatkan aplikasi yang kami miliki yakni Tuxedovation untuk mereplikasi inovasi, banyak sekali informasi terkait inovasi yang bisa jadi referensi untuk memacu peningkatan inovasi di Kabupaten Minahasa Utara,” jelasnya.

Dia mengatakan, berdasarkan laporan IID tahun 2023, inovasi daerah Minahasa Utara cenderung masih sangat minim terutama dalam aspek variabel hasil kreatif. Ini lantaran rendahnya output inovasi daerah yang dilaporkan kepada pemerintah pusat melalui BSKDN Kemendagri. Sementara itu, berdasarkan hasil rekapitulasi sebaran kematangan inovasi daerah di Minahasa Utara, pada tahun 2023 masih banyak yang belum memenuhi indikator khususnya terkait replikasi.

“Kami harap melalui penandatanganan pemanfaatan Puja Indah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dapat mencapai kematangan di setiap inovasi yang dilaporkannya, upaya replikasinya juga semakin meningkat dari waktu ke waktu,” pungkasnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Menaker Kunjungi Peserta TIH, Dorong Produk Unggulan Naik Kelas
Program Gentengisasi, Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk dari Purwakarta
Tinjau BSPS di Purwakarta, Mendagri Tito Pastikan Program Berjalan Tepat Sasaran
Di Purwakarta, Mendagri Ngariung dan Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng
Hari Pertama Tayang, “Warga Rusun 609” Tuai Respons Positif Penonton
Wamendagri Bima Arya Soroti Kebutuhan Alat Berat dan Personel untuk Penanganan Banjir Solok
Gloria Jessica dan Ade Govinda Rilis Album Perdana “Blue.” Setelah Delapan Tahun
Afriansyah Noor: Sukses Pemagangan Luar Negeri Tak Cukup Diukur dari Jumlah Peserta

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Menaker Kunjungi Peserta TIH, Dorong Produk Unggulan Naik Kelas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Program Gentengisasi, Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk dari Purwakarta

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Tinjau BSPS di Purwakarta, Mendagri Tito Pastikan Program Berjalan Tepat Sasaran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Di Purwakarta, Mendagri Ngariung dan Santap Nasi Liwet Bersama Sopir Truk Genteng

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Hari Pertama Tayang, “Warga Rusun 609” Tuai Respons Positif Penonton

Berita Terbaru