Restuardy Daud Ajak Jajaran Kemendagri Kelola Anggaran Secara Terencana dan Akuntabel

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Restuardy Daud mengajak jajarannya menerapkan pengelolaan anggaran by design, yakni direncanakan, dilaksanakan, serta dikawal hingga tahap pertanggungjawaban.

“Artinya pengelolaan anggaran ini merupakan momentum untuk mendorong pertumbuhan dan penggunaan anggaran yang bisa dirasakan langsung manfaatnya bagi masyarakat melalui pemerintahan daerah,” ungkap Restuardy pada acara Bangda Awards di Gedung Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Bangda Kemendagri, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Pada acara Bangda Awards, selain memberikan penghargaan atas pengelolaan anggaran, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kinerja Ditjen Bangda Tahun 2026 oleh Dirjen, Sekretaris, dan para Direktur di lingkungan Ditjen Bina Bangda Kemendagri.

Restuardy menjelaskan, pada tahun 2026, anggaran Ditjen Bina Bangda Kemendagri mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun 2025, yakni sebesar Rp459 miliar. Adapun realisasi anggaran tahun 2025 mencapai 99,6 persen.

“Karena itu, saya berharap tahun 2026, minimal pencapaiannya 99,7,” kata Restuardy.

Terkait pengelolaan anggaran, Restuardy mengingatkan tentang arahan Presiden Prabowo mengenai pentingnya mewujudkan negara yang sejahtera. Dalam konsep tersebut, pemerintahan memegang peran utama dalam melindungi dan menjamin kesejahteraan sosial-ekonomi warganya melalui penyediaan pendidikan, layanan kesehatan, asuransi sosial, dan jaminan hari tua.

“Sistem ini bertujuan menciptakan persamaan kesempatan, pemerataan pendapatan, dan keadilan,” sambung Restuardy.

Di sisi lain, Restuardy juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian ihwal pentingnya kompetensi dan loyalitas aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, ASN perlu melaksanakan tugas yang diberikan secara profesional.

“Seharusnya kita semua komitmen terhadap semua tugas yang diberikan kepada kita. Ini saya ingatkan kepada kita semua,” kata Restuardy.

Menurut Restuardy, pada prinsipnya dalam manajemen sumber daya manusia (SDM), bentuk-bentuk karakter terbagi menjadi dua, yakni kompeten dan loyal. Kompeten berarti mampu mengerjakan tugas dengan baik. Sedangkan loyal berarti mampu melaksanakan apa yang menjadi tugasnya. Ia menekankan, kompetensi dapat dibangun melalui serangkaian pelatihan, seminar, dan sebagainya. Sementara itu, loyalitas dapat terbangun melalui motivasi yang diberikan. Idealnya, kata Restuardy, aparatur yang baik adalah yang kompeten dan loyal.

“Inilah pekerjaan rumah masing-masing atasan untuk membangun loyalitas. Kalau soal kompetensi bisa dibangun dengan memberikan pelatihan. Tapi khusus loyalitas hanya bisa dilakukan dengan cara memotivasinya,” tandasnya. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan
Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga
Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM
Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha
Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah
TP PKK dan Posyandu Pusat Peduli Korban Gempa di NTT, Bantuan Disalurkan ke Manggarai
Dari Pusat ke Ruteng: TP PKK Hadir Menyapa dan Menyalurkan Bantuan bagi Korban Bencana
TP Posyandu Pusat dan TP PKK Perkuat Peran Posyandu Beawaek NTT dalam Pelaksanaan 6 SPM

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Mendagri Tito Teken SEB, Dorong Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Pascagempa NTT, TP PKK dan TP Posyandu Hadir Perkuat Pemulihan Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Tak Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Manggarai Timur Dorong Pemenuhan 6 SPM

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Cegah Regulasi Tumpang Tindih, Kemendagri Jamin Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Mendagri Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Dukungan bagi Penyelenggaraan Haji dan Umrah

Berita Terbaru

Yogyakarta

FKPPAI DIY Angkat Warisan Leluhur dan Budaya Nusantara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:19 WIB