Tambang Barokah Merapi Lumpuh Diterjang Banjir, Empat Pekerja Masih Dalam Pencarian
JABAROKENEWS.COM, Magelang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Dukun, Selasa (3/3/2026) sore, memicu banjir besar di aliran Sungai Senowo hingga menghantam area penambangan Barokah Merapi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung melumpuhkan aktivitas tambang.
Kepala BPBD Kota Magelang Bambang Hermanto membenarkan kejadian tersebut.
“Air datang dengan arus sangat deras dan tiba-tiba menerjang lokasi penambangan,” jelasnya.
Arus banjir dilaporkan menyeret sejumlah kendaraan operasional tambang.
Sebanyak tiga unit truk terseret aliran sungai, sementara sekitar 12 unit truk lainnya terjebak material dan tidak dapat dievakuasi.
“Kendaraan tidak bisa keluar karena tertutup material dan kondisi arus masih berbahaya,” terangnya.
Dalam kejadian ini, sejumlah pekerja menjadi korban. Satu orang bernama Iwan, helper alat berat, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Beberapa korban luka langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan.
“Korban luka telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat,” jelas Bambang.
Korban luka yang dirawat di RSU Muntilan yakni Katarina, Riki Saiful, Turinah, Tri Maryati, dan Sugiyono, sementara Yusuf dirawat di RS Murangan, Sleman.
Selain itu, empat orang masih belum diketahui keberadaannya, yakni Maryuni, Heru, dan Hasyim warga Krinjing, serta Fuad warga Srumbung.
“Proses pencarian masih berlangsung dan tim terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai,” pungkasnya.(waw)

