KOPRI Pandeglang Tegaskan Perempuan Harus Berdaya dan Mampu Menggerakkan Perubahan

JABAROKENEWS.COM, Pandeglang – Pada momen Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (PC KOPRI) Pandeglang, menggelar seminar dan dialog publik, di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Pandeglang, Selasa (28/4).

Acara yang bertemakan “Perempuan Antara Dua Pilihan Perjuangan dan Tren” ini, telah dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Iing Andri Supriadi, dan didampingi Plt Asda III Setda Pandeglang Tb. Nandar Suptandar, serta jajaran lainnya dari Pemkab Pandeglang.

Sejumlah tokoh penting serta aktivis mahasiswa hadir dalam kegiatan itu, diantaranya Ketua KPU Pandeglang Nunung Nurazizah sebagai pemateri, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Pandeglang Nipal Sutiana, Ketua PKC PMII Banten Winah Setiawati, para kader Kopri, PMII dan tamu undangan lainnya.

Dalam acara itu juga telah disisipkan memperingati Harlah ke-66 PMII, dengan simbolis tiup lilin dan potong kue, bersama seluruh tamu undangan dan kader PMII.

Ketua KOPRI Pandeglang, Ernawati mengaku, sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan support untuk kelancaran acara seminar dan dialog publik yang diselenggarakan PC KOPRI Pandeglang.

“Alhamdulillah, acara ini bisa terlaksana. Saya sangat mengucapkan terima kasih atas support dan bantuan semua pihak hingga acara ini bisa berjalan lancar,” kata Erna saat memberikan sambutan, Selasa (28/4).

Menurutnya, acara yang digagas KOPRI Pandeglang itu bertujuan agar perempuan masa kini mendapatkan wawasan luas, dapat berdaya hingga memberikan dampak yang baik bagi dirinya, orang lain dan bangsa ini.

“Saya berharap para perempuan khususnya kader KOPRI memiliki individu yang berdaya, mampu memaksimalkan potensi diri, dan memberikan pengaruh positif bagi keluarga, masyarakat, serta pembangunan bangsa,” harapannya.

Jadi kata dia, perempuan masa kini tidak hanya fokus pada kesuksesan pribadi, tetapi juga harus menggerakkan perubahan, berkolaborasi, dan mengatasi tantangan sosial-ekonomi. “Mudah-mudahan acara ini menjadikan momen baik bagi kader KOPRI Pandeglang,” pungkasnya.

Senada, Ketua PC PMII Pandeglang, Khoirul Muslim mengatakan, kader KOPRI harus mampu beradaptasi dan menjawab tantangan zaman. Maka dari itulah, dia meminta para kader KOPRI dapat memanfaatkan seminar tersebut dengan baik.

“Saya berharap para kader KOPRI menjadi perempuan berdampak merawat mimpi, berani berkarya, dan mengutamakan kolaborasi untuk tumbuh bersama, bukan sekadar bersaing,” katanya.

Sementara, Wabup Pandeglang, Iing Andri Supriadi menyatakan, sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan KOPRI Pandeglang. Terlebih kata, kegiatan itu selaras dengan visi-misi Dewi-Iing.

“Saya bersama Bupati Pandeglang sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena selaras dengan visi-misi Dewi-Iing. Mohon maaf Ibu Bupati tidak bisa hadir karena sedang ada kegiatan ke Jakarta,” katanya. (denni)