Milad ke-6 Al-Maun Jadi Momentum Menebar Kepedulian kepada Kaum Dhuafa

JABAROKENEWS.COM, ‎BANTUL – Puncak peringatan milad ke-6 Yayasan Peduli Yatim Piatu Dhuafa Al-Maun berlangsung penuh kehangatan di Nitiprayan, Ngestiharjo, Bantul, Selasa, (16/6/2026).

‎Kegiatan tersebut diisi pemberian santunan kepada anak yatim, piatu, serta warga dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial yang konsisten dijalankan yayasan.

‎Pembina yayasan, Agus Mulyono, mengatakan sebanyak seratus paket sembako disalurkan kepada penerima manfaat dari berbagai kalangan masyarakat kurang mampu.

‎”Tujuan utama kegiatan ini adalah berbagi kebahagiaan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Agus Mulyono di hadapan para peserta.

‎Menurut Agus, santunan diberikan kepada anak-anak dari tiga panti asuhan binaan yang selama ini menjadi fokus pembinaan yayasan.

‎Ketiga panti tersebut yakni Panti Asuhan Omah Ngaji Sunten, Panti Asuhan Amanah Imogiri, serta Panti Asuhan La Tahsan Gedongkuning Yogyakarta.

‎Selain anak-anak panti, bantuan sembako juga disalurkan kepada warga sekitar yang tergolong dhuafa dan membutuhkan perhatian bersama masyarakat.

‎”Harapan kami, anak-anak ini tumbuh menjadi insan saleh dan salehah yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya,” katanya menambahkan.

‎Acara berlangsung khidmat dengan didampingi Ketua Yayasan Tunari dan Lurah Patangpuluhan Dinda Kardina yang mengawal seluruh rangkaian kegiatan.

Sebelum pembagian santunan dilakukan, peserta terlebih dahulu mengikuti tausiyah yang berisi pesan keagamaan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi.

Agus menjelaskan, Yayasan Al-Maun memiliki sejumlah program unggulan seperti buka puasa sunnah Kamis, Jumat Sedekah, dan pengajian rutin.

“Program tersebut telah berjalan secara rutin dan menjadi bagian penting pembinaan karakter serta penguatan nilai-nilai keislaman,” ungkapnya.

Didirikan pada Juni 2020, Yayasan Al-Maun kini memasuki usia enam tahun dengan terus menjalankan santunan, Omah Ngaji, sedekah terapi, dan kemanusiaan.(WAW)