Achmad Dimyati: Masa Golden Age Anak Harus Didukung Gizi Berkualitas

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Lebak – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Program ini dirancang untuk mengoptimalkan pertumbuhan anak sejak dalam kandungan hingga periode usia emas (golden age), yakni 0 hingga 5 tahun.

​Hal tersebut disampaikan Dimyati dalam acara Saba Budaya Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI yang berlangsung di SPPG Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pemantauan Program Bangga Kencana di Wilayah Pedalaman serta Pelayanan KB Serentak dalam rangka HUT IBI ke-75.

​Prioritas pada Masa Usia Emas

​Dimyati menjelaskan bahwa program MBG 3B yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyasar tiga kelompok krusial ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

​”Balita adalah masa golden age. Kita harus mempersiapkan mereka agar lebih bergizi, lebih pintar, dan lebih sukses. Program MBG 3B ini adalah prioritas karena di sanalah masa depan ditentukan. Jika ibu hamil, ibu menyusui, dan balitanya sehat, maka kita bisa mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Dimyati.

​Ia juga menekankan bahwa program ini memiliki nilai kepedulian sosial yang tinggi. Menurutnya, pemenuhan gizi gratis akan mengurangi beban ekonomi keluarga secara signifikan. Dimyati juga berpesan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bekerja dengan orientasi sosial.

​”Satuan Pelayanan harus berorientasi sosial, bukan sekadar bisnis. Jika ada yang buruk, perbaiki. Jika tidak bisa diperbaiki, lebih baik diberhentikan,” tegasnya.

​Distribusi dan Pengawasan Mutu

​Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI Wihaji, menambahkan bahwa distribusi MBG 3B akan melibatkan Tim Pendamping Keluarga (TPK). Dalam mekanismenya, makanan dari SPPG akan dikirim ke Posyandu, kemudian disalurkan oleh TPK kepada penerima manfaat.

​Wihaji mengingatkan pentingnya menjaga kualitas makanan agar tetap higienis dan tepat sasaran. “Jangan sampai terjadi kesalahan atau makanan sampai basi. Stunting dipicu oleh kurang gizi, sanitasi yang buruk, dan pernikahan dini. Maka, edukasi KB juga harus berjalan beriringan dengan program ini,” kata Wihaji.

​Sementara itu, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, melaporkan kondisi penanganan stunting di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa angka stunting di Kabupaten Lebak masih dipengaruhi oleh tingkat kemiskinan ekstrem, terutama di wilayah yang berbatasan dengan taman nasional dan perhutani yang sulit mengakses sumber daya.

​Terkait kesiapan infrastruktur MBG, Amir memaparkan data sebagai berikut Kebutuhan SPPG Total 265 unit, Dapur SPPG Terbangun 193 unit. SPPG Khusus MBG 3B direncanakan 51 unit (37 selesai, 14 dalam proses).(lsi)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

UKW PWI Banten Angkatan ke-28 Dibuka, Kompetensi dan Integritas Wartawan Jadi Fokus di Era Digital
Di Tengah Insiden Ibadah GKPI Mauk Sepatan, Gugun Gumilar Tampil dan Jadi Sorotan
Perselisihan Jemaat GKPI Diselesaikan Secara Musyawarah, Kedua Pihak Berdamai
Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah
Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Pemprov Banten Minta BPKP Kawal APBD secara Menyeluruh
Wujudkan Banten sebagai Lumbung Pangan, Wagub Banten Dimyati Ajak Seluruh Pihak Berkolaborasi
Gubernur Banten Andra Soni Ingin Masyarakat Peduli Kesehatan Melalui Program Cek Kesehatan Gratis
Kunjungi Pabrik Sepatu di Serang, Wamenaker Tekankan Pelindungan Pekerja

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:33 WIB

UKW PWI Banten Angkatan ke-28 Dibuka, Kompetensi dan Integritas Wartawan Jadi Fokus di Era Digital

Senin, 21 September 2026 - 23:07 WIB

Di Tengah Insiden Ibadah GKPI Mauk Sepatan, Gugun Gumilar Tampil dan Jadi Sorotan

Senin, 21 September 2026 - 22:37 WIB

Perselisihan Jemaat GKPI Diselesaikan Secara Musyawarah, Kedua Pihak Berdamai

Senin, 21 September 2026 - 19:12 WIB

Pemkot Bekasi Integrasikan Data Tanah dan Pajak, Dorong Administrasi Lebih Akurat dan Pelayanan Lebih Mudah

Senin, 21 September 2026 - 15:24 WIB

Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Pemprov Banten Minta BPKP Kawal APBD secara Menyeluruh

Berita Terbaru