Pedagang Bitingan Bersuarakan Kompensasi, Pembangunan RS Kudus Tuai Perhatian

Minggu, 14 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, KUDUS – Sosialisasi rencana pembongkaran kanopi di Pelataran Pasar Bitingan yang digelar RSUD dr. Loekmono Hadi bersama Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus diwarnai tuntutan kompensasi dari para pedagang.
‎
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat lantai 3 RSUD tersebut menghadirkan sejumlah pihak terkait, mulai dari unsur pemerintah, aparat keamanan hingga perwakilan pedagang.
‎
Dalam forum itu, pihak RSUD menjelaskan pembangunan tembok dan pondasi yang sedang berjalan masih berada di dalam area bedeng proyek.
‎
“Sebagian lahan milik Dinas Perdagangan dengan lebar sekitar 2 hingga 3 meter akan digunakan sementara untuk akses mobilisasi material pembangunan,” terang perwakilan RSUD dalam sosialisasi tersebut.
‎
RSUD juga menegaskan penggunaan lahan tersebut bersifat sementara dan tidak mengubah status kepemilikan aset.
‎
“Setelah pembangunan Rumah Sakit Kudus Sehat selesai, area yang digunakan akan dikembalikan seperti kondisi semula,” tegas pihak rumah sakit.
‎
Penjelasan itu disampaikan untuk menjawab kekhawatiran pedagang terkait dampak proyek terhadap aktivitas usaha mereka.
‎
Namun, Ketua Paguyuban Pedagang Pelataran Pasar Bitingan, Kunarto, menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.
‎
“Pedagang meminta adanya kompensasi berupa ganti rugi sewa tempat, penyediaan lokasi pengganti, serta penggantian potensi kerugian pendapatan selama relokasi berlangsung,” ujarnya.
‎
Menurutnya, tuntutan tersebut mengacu pada skema yang pernah diterapkan kepada pedagang di lahan milik PT KAI.
‎
Di sisi lain, pemerintah daerah dan RSUD menilai pemanfaatan lahan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan fasilitas kesehatan strategis bagi masyarakat.
‎
“Pembangunan Rumah Sakit Kudus Sehat dilakukan demi kepentingan publik yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat luas,” ungkap perwakilan pemerintah dalam forum tersebut.
‎
Proyek Rumah Sakit Kudus Sehat sendiri diproyeksikan menjadi rumah sakit modern bertaraf internasional yang mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Kudus.
‎
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap tercipta kesepahaman antara pedagang dan pemangku kepentingan.
‎
“Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan aspirasi pedagang, sehingga tujuan menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik dapat terwujud,” pungkasnya.(WAW)

Berita Terkait

Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Langkat
Gus Dar Desak Aparat Telusuri Dugaan Konten Penistaan Al-Qur’an yang Beredar di Media Sosial
Pemuda Bekasi Jadi Tertinggi di Jabar dalam Angka Tidak Merokok, KTR Terus Diperkuat
AMPHIBI Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan Lewat Aksi Penghijauan di Sekolah
EducaTrip with JoCy Jadi Cara Kreatif Jogja City Mall Edukasi Anak tentang Keselamatan di Mal
48 Pelajar Wonosobo Tempuh Pelatihan Paskibra demi Jiwa Kepemimpinan dan Nasionalisme
Konferensi Sungai Trawas Disorot, Kepatutan dan Integritas Proses Diperdebatkan
BRI Hadirkan Kemudahan Finansial untuk Semua Kalangan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Langkat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Gus Dar Desak Aparat Telusuri Dugaan Konten Penistaan Al-Qur’an yang Beredar di Media Sosial

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Pemuda Bekasi Jadi Tertinggi di Jabar dalam Angka Tidak Merokok, KTR Terus Diperkuat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:04 WIB

AMPHIBI Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan Lewat Aksi Penghijauan di Sekolah

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:08 WIB

EducaTrip with JoCy Jadi Cara Kreatif Jogja City Mall Edukasi Anak tentang Keselamatan di Mal

Berita Terbaru