Home / Tak Berkategori

BSKDN Kemendagri Pacu Papua Barat Tingkatkan Ekosistem Inovasi Pengelolaan Sagu

Jumat, 19 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FAJARLAMPUNG.COM – Jakarta, Sagu merupakan salah satu potensi lokal yang dimiliki masyarakat Papua Barat. Bahan pangan pokok ini diperkaya dengan kandungan gizi yang tinggi. Meski demikian, potensi tersebut belum banyak dikembangkan masyarakat di wilayah Timur Indonesia. Karena itu, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memacu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat agar meningkatkan ekosistem inovasi pengelolaan sagu di wilayahnya.

Pesan itu disampaikan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat menerima kunjungan Badan Riset Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Papua Barat di Ruang Video Conference BSKDN, Jumat (19/5/2023). Kunjungan tersebut dalam rangka meminta BSKDN untuk memfasilitasi Pemprov Papua Barat terkait bimbingan teknis Indeks Inovasi Daerah (IID) dan indeks lainnya yang dikembangkan BSKDN.

Dalam sambutannya, Yusharto menjelaskan, hal paling penting dalam perkembangan inovasi suatu daerah terletak pada upaya pemerintah daerah (Pemda) menciptakan ekosistem inovasi yang baik. Dia berharap dengan adanya ekosistem yang mendukung, inovasi dapat berjalan secara berkesinambungan.

“Makanya kita berangkat dari apa yang sudah ada, selanjutnya apa yang sudah dihasilkan oleh satu inovasi itu akan menjadi input untuk inovasi berikutnya yang dilakukan oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang lain,” ungkapnya.

Dalam membangun ekosistem inovasi daerah, Yusharto meminta Pemprov Papua Barat untuk terus menggali kearifan lokal yang dimiliki daerahnya seperti sagu. Yusharto meyakini inovasi yang dilahirkan berdasarkan kearifan lokal akan terasa dekat dengan masyarakat dan dapat dimanfaatkan lebih maksimal guna mendukung kesejahteraan masyarakat.

Yusharto mengimbau agar dalam berinovasi Pemprov Papua terus memegang teguh nilai kebermanfaatan dari sebuah inovasi. “Satu inovasi akan diikuti oleh inovasi berikutnya karena perluasan dari manfaat yang diterima,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan pelaporan IID Tahun 2022 Yusharto mengatakan, Provinsi Papua Barat mengalami stagnansi pada aspek pelaporan inovasi, baik dari segi kuantitas maupun kualitas inovasinya. Untuk itu, Yusharto mengimbau Pemprov Papua Barat segera melakukan optimalisasi baik dalam mengidentifikasi inovasi yang dimiliki serta memperkuat data dukungnya.

“Kita perlu mengenali mana inovasi yang berpotensi bakal menjadi penarik, menjadi gerbong untuk dinas-dinas yang lain agar bergerak. Dari satu inovasi akan menjadi input untuk inovasi berikutnya,” terangnya.

Dirinya berharap, Pemprov Papua Barat tidak menyempitkan makna inovasi hanya berupa alat berat atau mesin tertentu yang dapat memudahkan manusia dalam beraktivitas. “Kita tidak berharap inovasi yang ada di daerah itu akan menemukan sesuatu yang berupa alat berat atau lainnya, tetapi sesuatu yang sederhana yakni memperbaiki sistem atau cara kerja yang ada saat ini,” pungkasnya. (Advertorial)

Berita Terkait

Polda DIY Sosialisasi Paradigma KUHP Baru, Pamong Condongcatur Siap Terapkan Keadilan Restoratif
Derap Kuda Kepang Menggema Lagi, Kudho Satrio Soropadan Resmi Unjuk Gigi Usai Vakum 11 Tahun
Gandeng Masyarakat Gunungkidul, UWM dan UMBY Optimalkan Pengolahan Komoditas Rempah
Garda Terdepan Deteksi Dini: Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan FKDM Demi Jaga Stabilitas Daerah
Menuju Identitas Tunggal Nasional: Pemerintah Paraf DIM RUU Adminduk, Wamendagri Bima Arya Tegaskan Peran NIK
Wali Kota Bersama Kakantah Bekasi Serahkan 600 Sertifikat PTSL, Pastikan Kepastian Hukum Kepemilikan Tanah
Jadi Tuan Rumah yang Ramah: Wali Kota Bekasi Ajak Warga Kompak Bebersih Kota Sambut Porprov Jabar XV
Duka Bagi Warga DIY: Gandung Pardiman Wafat, Dedikasi Perjuangannya Tak Tergantikan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Polda DIY Sosialisasi Paradigma KUHP Baru, Pamong Condongcatur Siap Terapkan Keadilan Restoratif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Derap Kuda Kepang Menggema Lagi, Kudho Satrio Soropadan Resmi Unjuk Gigi Usai Vakum 11 Tahun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Gandeng Masyarakat Gunungkidul, UWM dan UMBY Optimalkan Pengolahan Komoditas Rempah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Garda Terdepan Deteksi Dini: Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan FKDM Demi Jaga Stabilitas Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Menuju Identitas Tunggal Nasional: Pemerintah Paraf DIM RUU Adminduk, Wamendagri Bima Arya Tegaskan Peran NIK

Berita Terbaru