Bukan Cukup Cerdas Teknologi: Gubernur Lampung Dorong Pembangunan SDM Berkarakter dan Religius

Sabtu, 24 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, Pringsewu – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai agama. Menurut Gubernur, pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi perlu ditopang oleh kehidupan beragama yang baik agar kemajuan daerah turut membentuk masyarakat dan pemimpin yang berakhlak.

“Percuma kita membangun SDM, infrastruktur, dan pembangunan lain-lain apabila agama ditinggalkan. Kami berharap, selain membangun berbagai sektor, kita juga membangun agama,” ujar Gubernur Mirza saat menghadiri kegiatan Pringsewu Bershalawat di Lapangan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Lampung, Jumat (23/10/2026) malam.

Gubernur Mirza mengatakan, penguatan kehidupan beragama merupakan bagian penting dari upaya membangun masa depan Kabupaten Pringsewu dan Provinsi Lampung. Ia meyakini, nilai-nilai agama yang tertanam dengan baik dapat mendukung kehidupan masyarakat, memperkuat karakter kepemimpinan, serta mendorong kemajuan ekonomi.

Menurut Gubernur, pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada aspek fisik. Pemerintah juga perlu memastikan bahwa peningkatan kualitas SDM berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan moral masyarakat.

Ia berharap, Pringsewu dapat terus melahirkan generasi unggul yang memiliki pengetahuan, akhlak, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah. “Kami doakan semoga SDM-SDM ke depan di Provinsi Lampung ini akan banyak berasal dari Pringsewu,” katanya.

Gubernur Mirza juga menyoroti peran santri dalam kehidupan pemerintahan di Lampung. Ia menyebut sejumlah pejabat daerah memiliki latar belakang pendidikan pesantren, termasuk Wakil Gubernur Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, dan Bupati Pringsewu.

Menurut Gubernur, nilai-nilai yang dipelajari di pesantren diharapkan dapat tercermin dalam kepemimpinan yang mengutamakan kedamaian, ketenteraman, dan kerukunan. Ia pun mengajak masyarakat menjaga persatuan agar Lampung tetap menjadi daerah yang aman dan harmonis.

Kegiatan Pringsewu Bershalawat digelar sebagai bagian dari puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Pringsewu. Acara tersebut menghadirkan ulama sekaligus pelantun selawat, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, serta dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan sejumlah pejabat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa kehadiran Habib Syech di Pringsewu diharapkan dapat memberikan semangat kepada para santri, khususnya dalam momentum Hari Santri. Ia menyebut Pringsewu sebagai salah satu daerah di Lampung yang dikenal memiliki masyarakat religius dan banyak santri.

Selain menekankan pembangunan SDM, Gubernut Mirza juga menyinggung komitmen pemerintah untuk melanjutkan perbaikan infrastruktur jalan. Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus melakukan perbaikan jalan di wilayah provinsi, termasuk melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

Sementara itu, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan, peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk mengenang kontribusi ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ia mengingatkan kembali Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945 sebagai bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa.

Riyanto juga menyoroti tema Hari Santri 2026, yakni “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Menurut dia, para santri dan santriwati saat ini merupakan bagian dari generasi yang berpotensi mengambil peran penting dalam kepemimpinan Indonesia pada 2045, ketika negara memasuki satu abad kemerdekaan.

Ia menekankan pentingnya peran guru, ustaz, ustazah, dan pendidik dalam membentuk generasi masa depan. Pendidikan, menurut dia, tidak hanya berperan dalam mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai yang dapat membentuk karakter dan kepemimpinan.

Melalui kegiatan Pringsewu Bershalawat, pemerintah berharap semangat keagamaan, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat semakin kuat. Sejalan dengan itu, penguatan pendidikan karakter serta perbaikan infrastruktur jalan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas SDM, memperlancar mobilitas warga, dan mendorong pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Lampung. (lsi)

Sumber : Adpim Provinsi Lampung

Berita Terkait

Rawat Warisan Leluhur: Bunda Literasi Lampung Batin Wulan Ajak Kaum Muda Teladani Nilai Budaya di Pameran Kayu Ara
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa: Pemprov Lampung Perkuat Partisipasi dan Pemberdayaan Warga
Sinergi Pentaheliks: Pemprov Lampung dan Perguruan Tinggi Berkolaborasi Ciptakan Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan
Perkuat Pilar Pendidikan dan Moral, Pemprov Lampung Dorong Kemandirian Pesantren di Hari Santri 2026
DPRD Lampung Bahas Raperda APBD 2027, Fraksi Sampaikan Pemandangan Umum
Mirza Ajak LPM Lampung Bersinergi Bangun Ekonomi Berbasis Desa
Pemprov Lampung Perluas Akses Pasar Ikan Lokal melalui MBG dan Jadikan Pokdakan Jaya Mandiri Lestari sebagai Percontohan
Pemprov Lampung Kembangkan Ruang Ekspresi Seni bagi Anak Muda

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Bukan Cukup Cerdas Teknologi: Gubernur Lampung Dorong Pembangunan SDM Berkarakter dan Religius

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Rawat Warisan Leluhur: Bunda Literasi Lampung Batin Wulan Ajak Kaum Muda Teladani Nilai Budaya di Pameran Kayu Ara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa: Pemprov Lampung Perkuat Partisipasi dan Pemberdayaan Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Sinergi Pentaheliks: Pemprov Lampung dan Perguruan Tinggi Berkolaborasi Ciptakan Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Perkuat Pilar Pendidikan dan Moral, Pemprov Lampung Dorong Kemandirian Pesantren di Hari Santri 2026

Berita Terbaru