DPD RI Nilai Beban Administratif Guru Masih Dominan Dibanding Penguatan Kompetensi

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JABAROKENEWS.COM, Jogja – DPD RI menyoroti beratnya beban kerja guru dan dosen dalam pembahasan revisi UU Sistem Pendidikan Nasional.
‎
‎Isu ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat di Yogyakarta, Selasa (23/12).
‎Anggota DPD RI dari DIY Ahmad Syauqi menegaskan revisi UU Sisdiknas menjadi kebutuhan mendesak.
‎
‎“Kerangka hukum pendidikan harus relevan dengan tantangan zaman dan dinamika dunia pendidikan,” ujarnya.
‎
‎Menurut Syauqi, masih terjadi ketidaksinkronan tata kelola pendidikan nasional.
‎
‎“Pembagian kewenangan yang rumit memperlemah koordinasi dan berdampak pada efektivitas penggunaan anggaran pendidikan,” katanya.
‎
‎Ia menilai besarnya anggaran pendidikan belum menyentuh persoalan mendasar.
‎
‎“Kesejahteraan guru dan keterbatasan sarana masih menjadi masalah serius yang harus dievaluasi,” tutur Syauqi.
‎
‎RDP tersebut menghadirkan organisasi guru hingga perguruan tinggi negeri dan swasta.
‎
‎Peserta menilai beban administratif pendidik masih dominan dibandingkan penguatan kompetensi profesional.
‎
‎Sekretaris Disdikpora DIY Ali Sa’id menyebut guru menghadapi beban berat.
‎
‎“Guru mengampu hingga 30 jam pelajaran per minggu akibat kekurangan tenaga pendidik,” jelasnya.
‎
‎Ali menambahkan kondisi tersebut menyulitkan pengembangan diri.
‎
‎“Guru tidak memiliki waktu cukup untuk peningkatan kapasitas dan kompetensi profesional,” ujarnya dalam forum.
‎
‎Ketua APTISI DIY Fathul Wahid menyoroti posisi PTS.
‎
‎“Negara perlu menegaskan PTS sebagai mitra strategis pemerataan pendidikan tinggi,” katanya.
‎
‎DPD RI memastikan seluruh aspirasi dihimpun.

(waw)

Berita Terkait

Perkara Syarat Pendidikan Gibran di MK Bukan Sekadar Soal Dokumen Pendidikan
Gugatan Pendidikan Gibran di MK, Pakar Hukum UMY Jelaskan Nasib Jabatan Wapres
Masuk Jalur KA Aktif di Stasiun Maguwo, ODGJ Diamankan Petugas
Kekeringan Melanda Gunungkidul, Warga Desa Warak dan Ngrenengan Terima Bantuan Air
Kejutan HUT ke-81 TNI, Elemen Masyarakat Yogyakarta Sambangi Makorem 072/Pamungkas
Irwandi Resmi Jadi Guru Besar Fotografi, ISI Yogyakarta Perkuat Tradisi Akademik
Pakar Hukum Tata Negara UMY: Pengawasan Aparat Penegak Hukum Masih Terfragmentasi
HUT Pertama Astrea Kota Gudeg, Semangat Komunitas Bersama UMKM Piyungan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Perkara Syarat Pendidikan Gibran di MK Bukan Sekadar Soal Dokumen Pendidikan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Gugatan Pendidikan Gibran di MK, Pakar Hukum UMY Jelaskan Nasib Jabatan Wapres

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Masuk Jalur KA Aktif di Stasiun Maguwo, ODGJ Diamankan Petugas

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Kejutan HUT ke-81 TNI, Elemen Masyarakat Yogyakarta Sambangi Makorem 072/Pamungkas

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Irwandi Resmi Jadi Guru Besar Fotografi, ISI Yogyakarta Perkuat Tradisi Akademik

Berita Terbaru